Isotop Titanium Lunar Mirip Bumi

Tinuku
News KeSimpulan.com - Analisis terbaru menyanggah teori populer Lunar. Pertanyaan baru telah diajukan, darimana datangnya Lunar?

Sekitar 4,5 miliar tahun lalu objek hipotetik seukuran Mars yaitu Theia bertabrakan dengan proto Bumi. Bumi dan Theia masih sebagian cair, dampak menyebabkan inti Theia tenggelam ke dalam core Bumi. Ejecta terlempar ke ruang menjadi disk magma yang mengorbit.

Akhirnya puing-puing bergabung membentuk Lunar. Proses ini disebut hipotesis dampak raksasa.

Setidaknya 40% magma harus datang dari Theia dan salah satu cara untuk menguji hipotesis adalah elemen isotop tertentu batuan dari Lunar.

Sekarang hipotesis ini menghadapi masalah.

Jadi jika Anda menemukan sampel objek memiliki komposisi isotop yang sama dengan Bumi, maka sangat mungkin sampel berasal dari Bumi.

Junjun Zhang, graduate University of Chicago di Illinois, dan rekan melihat isotop titanium dalam 24 sampel terpisah batuan Lunar dan Bumi.

Proporsi 50Ti hingga 47Ti merupakan indikator apakah sampel berasal dari Bumi.

Zhang menemukan proporsi Lunar efektif sama dengan Bumi dan berbeda dengan tempat lain dalam sistem Matahari. Bumi tidak mungkin bertukar gas titanium dengan disk magma karena titanium memiliki titik didih sangat tinggi.

"Komposisi isotop oksigen sangat mudah terhomogenisasi karena oksigen lebih tidak stabil, tapi kita harapkan homogenisasi titanium menjadi sangat sulit," kata Zhang.

Pertanyaannya adalah bagaimana Lunar bisa ada disana?

Satu kemungkinan sebuah pukulan menghantam Bumi sehingga berputar ke kiri begitu cepat. Melempar puing ke ruang dan membentuk disk untuk bergabung menjadi Lunar. Tapi ada masalah yaitu kesulitan menjelaskan dimana semua momentum sudut ekstra berjalan setelah Lunar terbentuk. Zhang et.al tidak mengklaim telah membantah hipotesis dampak raksasa.
  1. Junjun Zhang (Origins Laboratory, Department of the Geophysical Sciences, Enrico Fermi Institute, and Chicago Center for Cosmochemistry, The University of Chicago, 5734 South Ellis Avenue, Chicago, Illinois 60637, USA) et.al. The proto-Earth as a significant source of lunar material. Nature Geoscience, 25 March 2012, DOI:10.1038/ngeo1429

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment