Kutu Raksasa Membuat Gatal Dinosaurus

Tinuku
News KeSimpulan.com - Kutu raksasa membuat gatal dinosaurus berbulu. Sungguh menakjubkan apa yang Anda temukan ketika menggaruk dalam batuan tua, kutu tertua.

Kutu muncul dalam batuan Jurassic di China. Hewan berdarah panas sudah merasa gatal untuk menyingkirkan hama sejak itu. Fosil sepanjang 20,6 milimeter berdating 165 juta tahun menjadi musuh dalam selimut terbesar tepatnya: Mega kutu (bukan Mega wati loh ya...). Ini luar biasa dan terbesar yang pernah ditemukan, 10 kali kutu modern.

Di dunia perkutuan mencatat sejarah ketika sebuah spesies 12 mm saja menjadi malapetaka berang-berang gunung Amerika Utara.

Hewan penghisap darar telah hidup di era sebelum mamalia kecil di seluruh jajaran Mesozoikum.

Diying Huang, paleobiolog Chinese Academy of Sciences, dan rekan tersandung rasa gatal dan melapor ke Nature.

Tikus dan kelelawar tidak pernah memiliki parasit eksternal dan tentunya tidak pernah ada seukuran ini.

"Kutu yang indah," kata David Grimaldi, paleontolog American Museum of Natural History di New York.

Kutu awal tidak bersayap dan kaki belakang belum beradaptasi untuk lompatan luar biasa seperti kutu modern. Tetapi mulut luar biasa menembus kulit dino raksasa. Kutu paling primitif yang hidup saat ini semua hidup pada mamalia dan burung. Nenek moyang mereka dengan cepat melompat dari dinosaurus berbulu berpindah lahan dan menginvasi kita.
  1. Diying Huang (State Key Laboratory of Palaeobiology and Stratigraphy, Nanjing Institute of Geology and Palaeontology, Chinese Academy of Sciences, Nanjing 210008, China) et.al. Diverse transitional giant fleas from the Mesozoic era of China. Nature, 29 February 2012, DOI:10.1038/nature10839

David Grimaldi http://research.amnh.org/iz/staff/dr-david-grimaldi

Gambar : Diying Huang/Nature

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment