Sekuens Genom Komplit Otzi Manusia Es

Tinuku
News KeSimpulan.com - Otzi the Iceman berkisah kehidupan neolitik. Manusia es "Ötzi" yang ditemukan ketika gletser Alpine mencair pada tahun 1991 kembali membuat kejutan.

Otzi hidup sekitar 5.300 tahun lalu. Para peneliti telah mengeledah perut dan gigi untuk jejak makan terakhir. Kemudian scan komputer mengungkap Otzi mengindap arteriosklerosis parah atau masalah pembuluh darah. Sekarang, tim internasional telah selesai sekuensing seluruh genom.

Otzi memiliki kecenderungan genetik untuk kondisi arteriosklerosis.

Ini aneh karena pemburu-pengumpul bukan faktor risiko kelebihan berat badan, kurang berolahraga, dan merokok atau alkohol.

"Data baru menunjukkan bahwa kita mungkin kurang mampu mencegah arteriosklerosis," kata Gregory Thomas, kardiolog University of California Irvine.

Penelitian sebelumnya menganalisis DNA mitokondria (warisan ibu) populer di antara populasi modern.

Sekarang sekuen kromosom Y menempatkan G2A4 haplogroup langka yang berarti gen pihak ayah terkait dengan populasi yang meninggalkan Timur Tengah untuk Eropa di awal Neolitik sekitar 1.000 tahun sebelum Otzi hidup.

Profil genetik Otzi menandai hubungan erat dengan populasi kecil di pulau Sardinia dan Corsica pada hari ini serta beberapa daerah yang lebih terpencil di Georgia dan Rusia.

Angela Graefen, genetikawan Institute for Mummies and the Iceman di Bolzano, Italia, mengatakan tidak berarti Otzi adalah dari Sardinia atau Korsika, tapi populasi mungkin campuran genetik terdekat untuk pemburu-pengumpul yang bermigrasi awal ke Eropa.

"Tapi tergantung pada penelitian para ilmuwan lain yang akan dilakukan selama beberapa tahun berikutnya, kita dapat memperoleh lebih banyak wawasan dari genom Otzi," kata Graefen.

Sekuen genom juga mengungkap Ötzi bermata coklat, rambut coklat, darah golongan O, dan berbagi masalah laktosa. Ia juga memiliki masalah Lyme dengan gen bakteri penyebab penyakit Borrelia burgdorferi. Temuan 60% gen B. Burgdorferi menunjukkan patogen ini telah menjangkiti manusia selama ribuan tahun.

"Tentu saja Otzi hanya satu individu, tetapi sangat terawat baik untuk dijelaskan. Kita memiliki banyak informasi tambahan. Jadi ini langkah penting," kata Frank Ruehli, pakar mumi University of Zurich di Swiss.
  1. Andreas Keller (Department of Human Genetics, Saarland University, 66421 Homburg, Saar, Germany; Siemens Healthcare, 91052 Erlangen, Germany) et.al. New insights into the Tyrolean Iceman's origin and phenotype as inferred by whole-genome sequencing. Nature Communications 3, Article number:698, 28 February 2012, DOI:10.1038/ncomms1701

Gregory Thomas http://www.asncpodcast.org/gregory-thomas.php
Angela Graefen http://www.eurac.edu/staff/agraefen/default.html
Frank Ruehli http://www.anatom.uzh.ch/research/researchgroupruhli_en.html

Gambar : Kennis & Kennis/South Tyrol Museum of Archaeology

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment