Warna Bulu Tikus Mol Chrysochloridae

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tikus Mol (Chrysochloridae) buta berbulu warna-warni. Mamalia bawah tanah yang buta mempercantik diri bukan untuk kemewahan.

Meskipun Golden Mol (Chrysochloridae) menghabiskan hidup di bawah tanah dan buta, mereka memiliki warna bulu indah. Ini membingungkan. banyak hewan atau burung dengan fitur yang megah menampilkan keindahan warna-warni yang sedap dipandang mata untuk motif seksual.

Satu tim peneliti memberi penjelasan lain. Warna-warni rambut Mol Emas, bukan untuk merayu kawin.

Sebaliknya, mantel mengkilap membantu tikus untuk berfungsi secara efisien di bawah tanah.

Colorful mulai dari hijau hingga ungu hasil dari pantulan cahaya rambut halus yang flat.

"Mol buta dan hidup di bawah tanah, mereka tidak menggunakan warna untuk berkomunikasi yang biasa dilakukan spesies lain," kata Matthew Shawkey, biolog University of Akron di Ohio.

Menggunakan microspectrophotometry, elektron mikrofotokopi dan pemodelan optik, Shawkey dan rekan menemukan rambut kutikula diatur dalam beberapa bahan lapisan tipis yang membelokkan cahaya dan menciptakan spektrum warna.

"Warnanya mungkin hanya produk sampingan insidental. Mol mengevolusi struktur untuk dua sifat yang berbeda: warna dan perlawanan. Hal ini bisa memberi inspirasi untuk mengembangkan bahan multifungsi baru. Siapa tahu perusahaan perawatan rambut bisa menerapkan temuan ini untuk membuat warna rambut manusia secara alami!"
  1. Holly K. Snyder (Department of Biology and Integrated Bioscience Program, University of Akron, Akron, OH 44325-3908, USA) et.al. Iridescent colour production in hairs of blind golden moles (Chrysochloridae). Biology Letters, January 25, 2012, DOI:10.1098/rsbl.2011.1168

Matthew Shawkey http://www.uakron.edu/biology/faculty-staff/detail.dot?identity=1202044

Gambar : G. Rathbun/afrotheria.net

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment