NASA Cassini Flyby ke Enceladus

Tinuku
News KeSimpulan.com - Wahana ruang angkasa NASA Cassini kembali berkunjungan ke Enceladus, bulan Saturnus selebar 318 mil yang terkenal karena geyser es.


Cassini mendapat kesempatan untuk merasakan Enceladus menggunakan spektrometer massa ion dan netral, para ilmuwan mendapat informasi lebih lanjut seperti apakah lingkungan berair yang mungkin tersembunyi di bawah permukaannya beku yang berkerut.

Cassini melayang di ketinggian 46mil (74km) dari Enceladus. Flyby dirancang agar spektrometer merasakan komposisi debu kutub selatan selama terbang.

Rute Cassini di sepanjang Baghdad Sulcus, salah satu "garis harimau" di Enceladus, air mancur es, uap air dan senyawa organik yang menyembur ke ruang angkasa.

Meskipun Baghdad Sulcus dalam kegelapan, spektrometer inframerah dapat melihat fitur dan mengukur suhu permukaan.

"Lebih dari 90 jet dengan berbagai ukuran di dekat Kutub selatan Enceladus yang menyemprotkan uap air, partikel es, dan senyawa organik ke semua tempat," kata Carolyn Porco, planetolog dan kepala tim pencitraan Cassini.

Cassini-Huygens : http://saturn.jpl.nasa.gov dan http://www.nasa.gov/cassini

"Cassini telah terbang beberapa kali melalui jet ini dan telah mencicipinya. Kami telah menemukan selain air dan bahan organik, ada garam dalam partikel-partikel es. Salinitas yang sama dengan lautan Bumi."

"Pada akhirnya, ini tempat yang paling menjanjikan untuk pencarian astrobiology."

14 April lalu, Cassini juga mengunjungi Tethys, bulan selebar 662mil (1.500km) yang menawarkan salah satu permukaan berkawah di tata surya.

Tethys terikat dengan saudara tua Rhea dan Dione. Cassini flyby Tethys pada jarak 5.700mil (9.100km). Spektrometer mencari tanda tangan termal sementara instrumen lain mempelajari geologi.

Misi Cassini-Huygens adalah proyek kerjasama NASA, European Space Agency (ESA) dan Italian Space Agency (ISA). Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena mengelola misi. Tim Pencitraan berbasis di Space Science Institute di Boulder, Colorado. JPL adalah sebuah divisi dari Caltech.

Gambar: NASA/JPL/Space Science Institute
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment