Evolusi Paralel Warna Bunga Utara dan Selatan

Tinuku
News KeSimpulan.com - Lebah membentuk evolusi bunga. Bunga di Australia berwarna-warna menarik lebah. Evolusi paralel warna bunga di belahan utara dan selatan Bumi.

Warna bunga di belahan Bumi utara menjadi sasaran visi lebah. Tapi ini pertama kali lebah dikofirmasi juga penggerak utama evolusi warna bunga di benua Australia, meskipun benua ini secara geografis terisolasi lebih dari 34 juta tahun.

"Kami sekarang tahu pasti lebah jadi penggerak utama warna bunga seluruh dunia," kata Adrian Dyer dari Monash University dan RMIT University Melbourne.

"Lebih dari burung atau kupu-kupu dan sumber daya yang sangat penting untuk melindunginya," kata Dyer.

Sebelum Australia memisahkan diri dari benua lain 34 juta tahun lalu, bukti fosil menunjukkan tanaman berbunga sangat sederhana, struktur polos tanpa pigmen.

Namun, sejak itu bunga-bunga berwarna cerah dan banyak berkembang sebagai akibat dari tekanan seleksi penyerbuk.

Dyer dan timnya secara acak menggumpulkan sampel 111 spesies bunga asli Australia dan menggunakan spektrofotometer untuk mendeteksi warna. Warna yang dipancarkan oleh bunga terkait langsung ultraviolet dengan reseptor hijau.

Link yang sama antara bunga dan penglihatan lebah di belahan Bumi utara. Proses yang sama terjadi secara independen di dua benua berbeda yang dikenal sebagai evolusi paralel.

Lebah yang membentuk evolusi bunga di Australia bersengat, bukan spesies lebah madu yang telah hadir di belahan Bumi utara. Tapi semua Hymenoptera mendeteksi warna dalam cara sangat mirip. Bukti bunga berevolusi sesuai penyerbuk utama mereka dan bukan sebaliknya.

"Kami tahu kemampuan lebah untuk mendeteksi warna kembali pada leluhurnya 300-400 juta tahun lalu dan tidak ada bukti sama sekali bahwa penghilatan lebah disetel sesuai dengan warna bunga. Ini evolusi sepihak baik di belahan Bumi utara dan Australia," kata Dyer.

  1. Adrian G. Dyer (School of Media and Communication, RMIT University, Melbourne, Victoria, Australia; Department of Physiology, Monash University, Clayton, Victoria, Australia) et.al. Parallel evolution of angiosperm colour signals: common evolutionary pressures linked to hymenopteran vision. Proceedings of the Royal Society B, June 6, 2012, DOI:10.1098/rspb.2012.0827

Gambar : Sue Williams and Adrian Dyer
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment