Planet Kembar Kepler-36 di Langit Purnama

Tinuku
News KeSimpulan.com - Dunia alien simpul besar di langit tetangga. Pemandangan malam hari menawarkan drama lebih dari bulan purnama penuh di atas cakrawala.

Bulan purnama sangat menakjubkan. Tapi kali ini planet purnama. Gas raksasa membentang lebih dari 3 kali menjulang langit di atas lanskap cair dunia lava. Sebuah vista asing ada dalam sistem planet kembar mengitari bintang Kepler-36.

"Dua dunia kembar yang berdekatan," kata Josh Carter, fellow Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA).

Sistem dengan 2 planet dekat satu sama lain ditemukan wahana NASA ketika keduannya transit singkat yang mengurangi cahaya bintang host.

Dua planet mengitari sebuah bintang subgiant seperti Matahari tapi beberapa miliar tahun lebih tua.

Kepler-36b adalah planet berbatu, diameter 1,5 kali dan bermassa 4,5 kali Bumi. Mengorbit setiap 14 hari pada jarak rata-rata kurang dari 11 juta mil. Kepler-36c duduk di luar, planet gas berdiameter 3,7 kali dan bermassa 8 kali Bumi. "Neptunus panas" mengorbit sekali setiap 16 hari pada jarak 12 juta mil.

Kedua planet konjungsi setiap 97 hari. Saat itu mereka dipisahkan kurang dari 5 kali jarak Bumi-Lunar. Karena Kepler-36c jauh lebih besar dari Lunar, panorama menyajikan event spektakuler di langit tetangganya. Pendekatan membangkitkan pasang surut gravitasi luar biasa pada kedua planet.

Para peneliti berjuang untuk memahami bagaimana 2 dunia yang sangat berbeda berakhir di orbit dekat. Dalam tata surya kita, planet berbatu mendekati Matahari sedangkan planet gas raksasa mengambil posisi jauh. Kepler-36 adalah sistem planet pertama yang ditemukan duduk sangat dekat, tapi bukan akhir seluruh cerita.

"Kami bertanya-tanya berapa banyak lagi di luar sana. Sekarang kami menyisir data Kepler untuk mencoba mencari lagi," kata Carter.

NASA Kepler http://kepler.nasa.gov/

Asteroseismology memungkinkan untuk mengamati osilasi alami. Resonansi seperti alat musik karena gelombang suara terjebak dalam interior. Semakin besar bintang semakin "lebih dalam" resonansi. Suara terperangkap membuat bintang lembut bernafas ke dalam dan keluar.
  1. Joshua A. Carter (Hubble Fellow, Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, 60 Garden Street, Cambridge, MA 02138, USA) et.al. Kepler-36: A Pair of Planets with Neighboring Orbits and Dissimilar Densities. Science, June 21 2012, DOI:10.1126/science.1223269

Joshua A. Carter https://www.cfa.harvard.edu/~jacarter/

Gambar : CFA/David Aguilar

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment