Stimulasi Obat dan Listrik Pulihkan Lumpuh

Tinuku
News KeSimpulan.com - Pengobatan membantu tikus lumpuh berjalan. Kombinasi obat-obatan, stimulasi listrik dan mengembalikan koneksi yang putus.

Tim ilmuwan Swiss melatih tikus lumpuh untuk berjalan, berlari dan bahkan memanjat tangga. Rejimen elektrokimia perangsang tulang memungkinkan hewan mengatasi cedera tulang yang menghancurkan tulang belakang untuk bergerak dengan kaki belakang.

Temuan menawarkan harapan kepada orang lumpuh oleh cedera tulang belakang.

"Benar-benar menarik pesan yang dibawa pulang untuk orang cedera tulang belakang," kata John McDonald, neurolog Kennedy Krieger Institute di Baltimore dan Johns Hopkins University School of Medicine.

"Satu lagi langkah menuju pengobatan. Keindahan yang nyata bahwa ini tidak harus melalui 10 tahun persetujuan FDA," kata McDonald.

Pemulihan bergantung pada kombinasi perawatan, semua mudah beradaptasi ke manusia. Sel-sel saraf tulang belakang bawah yang rusak dirangsang dengan koktail mirip dengan beberapa antidepresan. Sengatan listrik yang disampaikan melalui elektroda juga mengaktifkan tulang belakang.

Setelah beberapa minggu pelatihan, tikus yang sebelumnya lumpuh mulai mengambil langkah sukarela. Grégoire Courtine dari Swiss Federal Institute of Technology di Lausanne dan rekan terus mendorong tikus untuk melakukan gerakan melangkah.

Pelatihan yang lebih memungkinkan naik tangga dan bahkan menghindari rintangan di jalan mereka. Hewan-hewan kuat bahkan mampu menanggung berat seluruh tubuh hanya pada dua kaki belakang. Ternyata motivasi sangat penting dan bukan hanya karena hambatan yang begitu besar.

Percobaan pada otak dan tulang belakang mengungkap bahwa sistem saraf telah rewired dalam berbagai cara. Tumbuh jalur melingkar di sekitar lokasi cedera. Tikus aktif memiliki serat saraf baru dari otak ke sumsum tulang belakang. Tikus ini juga memiliki perubahan dari situs cedera ke korteks motorik.
  1. Rubia van den Brand (Neurology Department, University of Zurich, CH-8008 Zurich, Switzerland; Center for Neuroprosthetics and Brain Mind Institute, School of Life Sciences, Swiss Federal Institute of Technology (EPFL), CH-1015 Lausanne, Switzerland) et.al. Restoring Voluntary Control of Locomotion after Paralyzing Spinal Cord Injury. Science 1 June 2012: Vol.336 no.6085 pp.1182-1185, DOI:10.1126/science.1217416

Gambar : EPFL
Video : Rubia van den Brand, et.al., Science, DOI:10.1126/science.1217416
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube






Tinuku Store

No comments:

Post a Comment