Topografi Hyperion Sarang Lebah Membeku

Tinuku
News KeSimpulan.com - Bulan Hyperion sarang lebah yang membeku seperti tebing dan gua kristal yang berkilauan ketika Superman menerima wahyu dari dewa.

Pencitraan wahana NASA Cassini membaca es di bulan Hyperion pada sebagian sisi yang sekilas terlihat seperti spons basah. Tapi satelit Saturnus ini sebenarnya tertutup es. Laporan baru hasil kiriman data dari Cassini September 2005.

Bulan berputar secara ganjil, kemerahan, berbentuk kentang dengan permukaan sarang lebah.

Kontur tertutup air dan es karbon dioksida dengan hidrokarbon dan besi yang mengandung campuran senyawa dalam beberapa hal.

Hyperion mirip dengan komet tertentu yang menunjukkan bulan terbentuk di tempat lain sebelum ditangkap oleh gravitasi planet bercincin.

Analisis lebih lanjut oleh tim peneliti secara terpisah mendiskripsi permukaan busa sebagai produk dari proses beberapa lanskaping seperti dampak ledakan puing-puing angkasa, dinding kawah yang terkikis, pelelehan masal massa dan sublimasi. Salah satu objek yang nampak paling aneh di Tata Surya.
  1. J. Brad Dalton III (Planetary Ices Group, Jet Propulsion Laboratory, California Institute of Technology, Pasadena CA 91109-8001) et.al. Compositional Analysis of Hyperion with the Cassini Visible and Infrared Mapping Spectrometer. Icarus, 16 May 2012, DOI:10.1016/j.icarus.2012.05.003
  2. Alan D. Howard (University of Virginia Department of Environmental Sciences P.O. Box 400123 Charlottesville, VA 22904-4123) et.al. Sublimation-driven erosion on Hyperion. Topographic analysis and landform simulation model tests. Icarus, 16 May 2012, DOI:10.1016/j.icarus.2012.05.013

Gambar : Cassini Imaging Team/SSI/JPL/ESA/NASA
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment