Wahana NuSTAR Pemburu Lubang Hitam

Tinuku
News KeSimpulan.com - Nuclear Spectroscopic Telescope Array atau NuSTAR yang kecil dan murah. Model baru Wahana NASA pengorbit untuk memburu lubang hitam.

Tidak harus besar untuk berburu lubang hitam. Wahana teleskop pengorbit NASA NuSTAR lepas landas dari sebuah pulau di Pasifik Selatan pada 13 Juni lalu, cukup kecil, bahkan dikemas dalam roket Pegasus saat diluncurkan dari bawah perut pesawat terbang.

Proyek NuSTAR dengan anggaran minim. Seluruh misi hanya menelan biaya US$170 juta.

Ketika di orbit, NuSTAR menjulur sepanjang bus Trans Semarang. Teleskop spektroskopi nuklir pertama emisi X-ray.

Astronom dapat menganalisis fisika ekstrim di sekitar lubang hitam dan ledakan bintang masif.

Pencitraan 10 kali lebih mat dan 100 kali lebih sensitif dibanding teleskop sebelumnya.

Untuk menghasilkan gambar tajam, teleskop sinar-X dengan energi hingga 100 kiloelectronvolts.

Sekitar 10 kali lebih energik dibading teleskop sinar-X manapun ke sebuah plot kecil. Karena sinar-X begitu energik, kamera NuSTAR harus 10 meter dari lensa.

"Bahkan tidak seperti teleskop," kata Fiona Harrison, tim NuSTAR dari California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena.

NuSTAR http://www.nustar.caltech.edu/

Saat peluncuran, kamera duduk tepat di samping lensa. Seminggu setelah masuk ke orbit, NuSTAR mendorong lensa dari kamera pada perancah tipis. Wahana ini diteken pertama tahun 1990-an. Ruang lingkup yang murah dan smart menjadi model baru anggaran NASA.
Fiona Harrison http://www.srl.caltech.edu/personnel/fiona/

Gambar : NASA

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment