Evolusi Iklim Salmon Pink Oncorhynchus gorbuscha

Tinuku
News KeSimpulan.com - Ikan salmon merespon suhu dalam penanda gen. Perubahan iklim mendorong evolusi Salmon Pink (Oncorhynchus gorbuscha).

Ikan salmon berusaha mencapai hulu untuk bertelur sebelum dihukum musim panas. Lambat dan mantap berlomba dengan alam. Catatan DNA salmon diregang kembali lebih dari 30 tahun yang menunjukkan bahwa alam semakin mengubah ikan yang bermigrasi dari laut di awal tahun.

Satu episode pertama bukti genetik bahwa perubahan iklim mendorong evolusi suatu spesies dengan cepat.

Banyak spesies mengubah pola migrasi selama beberapa dekade terakhir dalam merespon suhu hangat.

Ilmuwan kesulitan untuk mengatakan apakah spesies mengubah perilaku karena perubahan genetik ataukah keduanya.

Laporan baru mengkonfirmasi bahwa gen berperan dalam respon terhadap suhu hangat setidaknya pada Salmon Pink (Oncorhynchus gorbuscha). Migrasi dari laut ke sungai mengendalikan sebagian besar gen.

Pada 1970-an, Anthony Gharrett, ekolog University of Alaska Fairbanks, menyelidiki mengapa beberapa salmon bermigrasi sampai Auke Creek di Alaska sebulan kemudian. Gharrett menyeleksi beberapa ikan di akhir migrasi sehingga berbagi mutasi genetik langka yang tidak berdampak terhadap prospek fitness.

Pada tahun 1985, Gharrett melihat 26 persen populasi salmon akhir migrasi memiliki penanda genetik dibandingkan 3 persen dari seluruh populasi. Gharrett terus mengumpulkan DNA populasi salmon bermigrasi setiap beberapa tahun.

Pada tahun 2011, ketika Ryan Kovach dan David Tallmon menganalisis perkembangan 32 tahun DNA ikan Gharrett. Jumlah salmon dengan penanda genetik relatif stabil sepanjang tahun 1980. Tapi antara tahun 1989 hingga 1993 terjadi penurunan tajam frekuensi penanda tersebut.

Saat ini ditemukan sekitar 3 persen dari semua ikan dan tidak mungkin lagi untuk membedakan salmon migrasi awal dan akhir dengan melihat frekuensi penanda genetik dalam populasi.

Temuan kosisten dengan pengamatan banyak ikan salmon dalam perubahan pola migrasi, meskipun dalam populasi berbeda. Beberapa bermigrasi kemudian di musim gugur daripada sebelumnya di musim semi. Jika pergeseran ini memiliki komponen genetik, seleksi salmon tertentu bisa memiliki efek jangka panjang terhadap keanekaragaman genetik.
  1. Ryan P. Kovach (Biology and Wildlife Department, Institute of Arctic Biology, University of Alaska Fairbanks, Fairbanks, AK 99775, USA) et.al. Genetic change for earlier migration timing in a pink salmon population. Proceedings of the Royal Society B, July 11, 2012, DOI:10.1098/rspb.2012.1158

Gambar : NOAA Fisheries
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment