Sinergi Evolusi Adaptasi Morfologi dan Perilaku

Tinuku
News KeSimpulan.com - Ngengat tahu bagaimana melebur menjadi latar belakang. Trik sulap ngegat Hypomecis roboraria dan Jankowskia fuscaria.

Banyak ahli kamuflase dengan kemampuan diri praktis tidak terlihat oleh predator dengan cara mencocokkan pola sayap dengan latar belakang. Ngenat Jankowskia fuscaria dan Hypomecis roboraria menerapkan trik perilaku menyaru di kulit pohon.

"Kami membiarkan ngengat melakukan pekerjaan untuk kami," kata Changku Kang, ekolog Seoul National University di Korea Selatan.

Daripada posisi di mana mereka pertama kali mendarat, ngengat cenderung untuk mengeser tubuh.

Sementara berulang kali menurunkan sayap sampai mereka menemukan tempat di mana bisa berbaur dengan fitur situs.

Untuk menguji seberapa baik ngengat menyembunyikan diri dari predator (setidaknya mata manusia), Kang dan rekan membandingkan foto ngengat yang diambil ketika mereka pertama kali mendarat dengan foto yang diambil ketika mereka telah menetap.

Kang merekrut relawan dan meminta untuk menemukan ngengat dalam foto. Ngengat lebih sulit ditemukan ketika berada di posisi kamuflase sudah fix di pohon.

Ada implikasi penting. Evolusi adaptasi morfologi seperti pola warna perlu dipahami bersama perilaku spesies tersebut dalam satu paket. Tapi bagaimana ngengat tahu kapan mereka telah menemukan tempat persembunyian yang sempurna tetap menjadi misteri dan tim berharap menyelidiki berikutnya.
  1. C.K. Kang (Laboratory of Behavioral Ecology and Evolution, School of Biological Sciences, Seoul National University, Seoul, Korea) et.al. Camouflage through an active choice of a resting spot and body orientation in moths. Journal of Evolutionary Biology, 6 JUL 2012, DOI: 10.1111/j.1420-9101.2012.02557.x

Gambar dan Video : C.K. Kang et.al., Journal of Evolutionary Biology, DOI: 10.1111/j.1420-9101.2012.02557.x
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment