Kuantum Tak Selalu Ketidakpastian Heisenberg

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tidak semua ketidakpastian kuantum dalam pengukuran. Sebuah penafsiran umum prinsip ketidakpastian Heisenberg terbukti palsu.

Bertentangan dengan apa yang diajarkan pada banyak siswa, ketidakpastian kuantum mungkin tidak selalu berada di mata yang melihatnya. Laporan baru menunjukkan bahwa mengukur sistem kuantum tidak selalu menampilkan ketidakpastian.

Penjelasan umum mengapa dunia kuantum muncul begitu kabur. Batas mendasar untuk apa yang dapat diketahui pada skala terkecil tetap tidak berubah.

Dasar dari mekanika kuantum adalah prinsip ketidakpastian Heisenberg. Prinsipnya menyatakan ada batas mendasar tentang sistem kuantum.

Heisenberg kadang-kadang menjelaskan prinsip ketidakpastian sebagai masalah dalam melakukan pengukuran.

Eksperimen yang paling terkenal melibatkan sebuah elektron. Untuk memotret, seorang ilmuwan bouncing sebuah partikel cahaya dari permukaan elektron. Hal tersebut dapat mengungkapkan posisi, tetapi juga memberi energi untuk elektron sehingga menyebabkan bergerak.

Aephraim Steinberg dari University of Toronto di Kanada dan rekan melakukan pengukuran pada foton dan menunjukkan bahwa tindakan pengukuran dapat memperkenalkan ketidakpastian kurang dari partikel Heisenberg. Total ketidakpastian total, bagaimanapun, tetap di atas batas Heisenberg.

Steinberg tidak mengukur posisi dan momentum, melainkan 2 hal yang berbeda saling terkait pada sifat foton yaitu status polarisasi. Ketika polarisasi bersama secara intrinsik terkait di sepanjang lainnya dan dengan prinsip Heisenberg ada batas kepastian di mana kedua status dapat diketahui.
Lee A. Rozema (Centre for Quantum Information & Quantum Control and Institute for Optical Sciences, Department of Physics, 60 St. George Street, University of Toronto, Toronto, Ontario, Canada M5S 1A7) et.al. Violation of Heisenberg’s Measurement-Disturbance Relationship by Weak Measurements. Physical Review Letters, Volume 109, Issue 10, 6 September 2012, DOI:10.1103/PhysRevLett.109.100404

Jacqueline Erhart (Atominstitut, Vienna University of Technology, Stadionallee 2, 1020 Vienna, Austria) et.al. Experimental demonstration of a universally valid error–disturbance uncertainty relation in spin measurements. Nature Physics, 8, 185-189, 15 January 2012, DOI:10.1038/nphys2194
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment