Pengaruh Teman di Facebook Mendorong Pemilu

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tekanan teman sebaya di Facebook mengocok suara politik. Massa jejaring sosial menunjukkan pengaruh peer-to-peer menimbulkan partisipasi.

Orang-orang yang diberitahu teman-teman mereka lebih mungkin untuk memberikan suara sendiri. Eksperimen melibatkan lebih dari 61 juta orang di Facebook membuktikan kegunaan lebih dari hanya posting gambar, menguntit akun dan bermain game pertanian imajiner.

Satu alat yang ampuh untuk memobilisasi orang agar memilih, pertama kali dunia online mempengaruhi perilaku dunia nyata secara signifikan dalam skala besar.

Banyak orang melihat pengaruh jejaring sosial terhadap gerakan politik untuk menumbangkan rejim, tetapi kejadian Arab Spring tetap sebatas hipotesis.

Sekarang eksperimen terkontrol di Facebook membuktikan hipotesis tersebut signifikan dalam pemilu di Amerika Serikat.

Pengguna Facebook yang menerima pesan dari seorang teman lebih cenderung untuk pergi ke tempat pemungutan suara sendiri.

"Mobilisasi politik untuk pemungutan suara difokuskan pada individu. Eksperimen ini benar-benar menyajikan bukti skala besar bahwa mobilisasi politik adalah kegiatan peer-to-peer," kata Sinan Aral, ekonom komunikasi New York University.

Penelitian juga menunjukkan jaringan digital memanfaatkan seseorang dari teman-teman yang mungkin menjadi alat untuk mempengaruhi perilaku lainnya seperti membujuk orang-orang untuk berhenti merokok.

Selama pemilu kongres 2010, James Fowler, sosiolog University of California di San Diego, melakukan eksperimen pengaruh sosial di Facebook. Pada 2 November, hari pemilihan, semua pengguna Facebook yang masuk eksperimen mendapat 1 dari 3 perlakuan.

Kelompok pertama mendapat pesan di bagian atas news feed untuk memilih disertai memberikan link tempat pemungutan suara lokal. Ada tombol "I voted" dan menunjukkan counter sejumlah pengguna Facebook yang telah memilih.

Kelompok kedua menerima pesan sama, tetapi juga ditampilkan profil hingga 6 teman-teman yang telah mengklik dan penghitungan berapa banyak kontak Facebook mereka telah diklik. Kelompok ketiga tidak menerima pesan "I voted".

Orang-orang yang melihat foto-foto teman-teman mereka bersama dengan pesan lebih mungkin untuk mengklik tombol "I voted" dibanding orang yang melihat pesan saja. Fowler dan rekan melaporkan temuan ke Nature.
Robert M. Bond (Political Science Department, University of California, San Diego, La Jolla, California 92093, USA) et.al. A 61-million-person experiment in social influence and political mobilization. Nature, 489, 295-298, 12 September 2012, DOI:10.1038/nature11421
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment