Autotomi Siput Darat Satsuma caliginosa

Tinuku
News KeSimpulan.com - Dalam satu inci kehidupan, siput mengorbankan kaki kepada ular. Siput tanah Satsuma caliginosa muda mengamputasi diri hingga tumbuh kembali setelah perlindungan kuat.

Keong tanah Satsuma caliginosa kemana-mana membawa rumahnya sehingga bergerak lemot di dunia yang serba cepat. Tapi lebih baik Anda kehilangan kaki daripada kehidupan, setidaknya jika Anda siput. Sebuah pengorbanan yang mengingatkan autotomian lainnya.

Rekan cicak dan kadal tertentu secara sukarela melepaskan ekornya.

S. caliginosa muda mengamputasi diri kaki ketika diserang predator Ular Pareas iwasakii.

Strategi pertahanan dengan pengorbanan diri masa muda untuk memilih membangun cangkang sebagai taktik bertahan hidup.

Bekicot S. caliginosa hidup di pulau-pulau Jepang Ishigaki, Iriomote dan Yonaguni dimana pulau-pulau tersebut juga memiliki tuan rumah Ular P. iwasakii.

S. caliginosa dewasa memiliki cangkang dengan klep lapis baja. Lubang di mana tubuh molluska muncul dari kamar modifikasi sehingga sulit bagi ular untuk memakan siput setelah menarik diri ke dalam.

Tapi siput muda tidak dapat membangun rumah besi tambahan karena harus menyelesaikan pertumbuhan cangkang mereka untuk pertama kalinya ketika remaja. Ini membuatnya rentan dimangsa P. iwasakii.

P. iwasakii memiliki waktu lebih mudah mematuk spiral searah jarum jam. Tapi S. caliginosa membangun pertahanan evolusioner dengan membangun spiral ke arah lain, memberi mereka perlindungan secara maksimal.

Sebagai kompensasi, S. caliginosa muda mengorbankan kaki yaitu bagian tubuh yang digunakan bekicot untuk berkeliling yang lebih mirip ekor merayap di sepanjang tanah daripada kaki yang sebenarnya.

Jadi rumah yang aman harus dibayar mahal.
Masaki Hoso (Department of Terrestrial Zoology, Naturalis Biodiversity Center, PO Box 9517, 2300 RA Leiden, The Netherlands). Cost of autotomy drives ontogenetic switching of anti-predator mechanisms under developmental constraints in a land snail. Proceedings of the Royal Society B, October 3, 2012, DOI:10.1098/rspb.2012.1943

Gambar : Masaki Hoso
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment