Gigi Placoderma Compagopiscis croucheri

Tinuku
News KeSimpulan.com - X-ray menunjukkan senyum lebar Pepsodent pertama kali. Perdebatan asal-usul gigi gerindra dan rahang mengalami kemajuan berkat ikan Silurian Compagopiscis croucheri.

Keindahan Placoderma Compagopiscis croucheri, tipologi ikan Periode Lanjut Silur 444 juta tahun lalu hingga periode Devonian Akhir 360 juta tahun lalu. Tim paleontolog internasional dan fisikawan membombardir fosil dengan energi tinggi sinar-X untuk mengungkap struktur gigi.

Ikan lapis baja Compagopiscis croucheri menagih janji sebagai hewan bergigi tertua.

Leluhur dari semua makhluk rahang dengan tulang punggung yang dipersenjatai dengan gigi.

Kelak, satu set rahang menginspirasi hiu dengan deretan megah gigi mematikan.

Evolusi gigi dan rahang pada vertebrata menggambil waktu 420 juta tahun lalu sebagai faktor kunci di balik kesuksesan segala sesuatu dengan ketajaman dari T. rex hingga mammoth kerdil dengan grinding.

"Telah lama berpikir bahwa rahang vertebrata pertama tanpa gigi, menangkap mangsa dengan menghisap," kata Philip Donoghue, paleontolog University of Bristol di Inggris.

Spesimen 370 juta tahun Placoderma dikumpulkan dari Australia. Energi tinggi sinar-X akselerator partikel sinkrotron mengeledah segala kemungkinan karena pemindaian CT tidak akan mengungkap struktur internal fosil pada resolusi cukup.

"Fosil-fosil yang sangat langka dan museum tidak akan pernah mengizinkan orang memotongnya. Hanya dengan sinkrotron tomografi kita dapat memperoleh resolusi tinggi metode non-destruktif," kata Donoghue.

Teknik melibatkan pelecutan partikel bermuatan melalui medan magnet, rilis yang dihasilkan dari sinar energi tinggi dapat menembus material buram seperti tulang untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi 3D.

"Kami mampu memvisualisasikan setiap baris jaringan, sel dan pertumbuhan dalam rahang tulang," kata peneliti Martin Rücklin dari University of Bristol.

Gigi placoderm memiliki komponen yang terlihat pada gigi modern seperti dentin, jaringan, tulang keras padat yang membentuk sebagian besar gigi di bawah enamel dan rongga pulp yang menciptakan dentin. Gigi berkembang bersama atau segera setelah evolusi rahang.
Martin Rücklin (School of Earth Sciences, University of Bristol, Wills Memorial Building, Queen’s Road, Bristol BS8 1RJ, UK) et.al. Development of teeth and jaws in the earliest jawed vertebrates. Nature, 17 October 2012, DOI:10.1038/nature11555
Gambar : © Martin Ruecklin/University of Bristol
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment