Rover Curiosity Tes Petunjuk Metana Mars

Tinuku
News KeSimpulan.com - Rover Curiosity NASA menambah poin baru misteri metana di Planet Mars. Rover belum menciumnya, tapi Mars mungkin menyimpan metana.

Salah satu poin upaya utama Rover Curiosity NASA menemukan gas metana di Planet Merah. Di Bumi metana atmosfer berasal dari sumber organik, meskipun juga dapat dibuat oleh proses non-biologis. Metana di Mars poin sidik jari kehidupan yang mungkin jauh di bawah permukaan planet.

Pada tahun 2003 teleskop berbasis darat dan pengorbit milik Eropa mendeteksi tanda tangan metana di atmosfer Mars.

Pada tahun 2009 sebuah penelitian menggunakan teleskop di Hawaii melaporkan metana mengumpal secara lokal dipermukaan.

Temuan-temuan mendukung kantong kehidupan berkembang pada 3 tempat di dekat khatulistiwa planet.

Sekarang Rover Curiosity menggunakan suite instrumen Sample Analysis at Mars (SAM) sebagai pencarian pertama metana langsung dari dalam atmosfer.

Rover menggunakan spektrometer laser untuk mengendus sampel udara dan mencari tanda tangan kimia.

Setelah 4 kali usaha pada 2 sampel ada kuantitas metana 0ppb hingga 5ppb dengan konfidensi 95%. Tes pada dasarnya nihil atau setidaknya hanya jejak kecil sehingga tidak ada secara definitif. Namun, tim mengatakan rover bakal terus mencari.

"Pada titik ini kita tidak memiliki deteksi positif metana di Mars. Tapi bisa berubah," kata Sushil Atreya, investigator instrumen SAM.

Mars Exploration Program http://mars.jpl.nasa.gov/

Ada banyak skenario. Di Bumi, 90% metana di atmosfer diproduksi oleh sistem kehidupan dan sisanya terkait proses geokimia. Gas mudah pecah oleh Sinar Matahari sehingga kehadirannya di atmosfer Mars berarti sumber harus kontinu di ke permukaan planet. *NASA*
Gambar : NASA/JPL-Caltech
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment