Komet Lovejoy Pelacak Atmosfer Matahari

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tarian fisika helios komet mencumbu Matahari pendeteksi gerak magnetik. Komet membantu menyelidiki lingkungan dinamis atmosfer Matahari yaitu korona.

Ketika mengamati angin bergerak tinggi di atmosfer Bumi, para ilmuwan kadang-kadang melepas awan barium sebagai pelacak materi yang memukul sekitarnya dan komposisi perubahan dalam menanggapi angin di ketinggian.

Tetapi para ilmuwan tidak memiliki teknik yang sama untuk mempelajari atmosfer bergolak Matahari.

Jadi peneliti bersemangat pada bulan Desember 2011 lalu ketika Comet Lovejoy menyapu sisi kanan melalui korona Matahari dengan ekor panjang.

Ekor panjang diterjang sistem yang mengelilingi Matahari, para ilmuwan menawarkan cara unik mengamati gerakan seolah-olah di laboratorium.

Beberapa misi termasuk NASA Solar Dynamics Observatory (SDO), NASA Solar and Terrestrial Relations Observatory (STEREO), ESA/NASA Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) dan the JAXA/NASA Hinode menangkap gerakan komet.

SDO : http://sdo.gsfc.nasa.gov/
STEREO : http://stereo.gsfc.nasa.gov/
SOHO : http://soho.esa.int/
Hinode : http://www.jaxa.jp/projects/sat/solar_b/index_e.html

Para ilmuwan berbagi saat 2012 Fall American Geophysical Union meeting in San Francisco, California. Dataset pengamatan yang menarik bahwa peneliti komet dapat menggunakan surya dan ilmuwan surya dapat menggunakan komet untuk mempelajari Matahari.

Ekor komet dengan cepat terionisasi ketika kehilangan elektron dalam lingkungan yang panas, gerakan dipengaruhi oleh medan magnet Matahari. Dengan demikian jalur ekor dapat bertindak sebagai pelacak sistem magnetik kompleks lebih tinggi di korona.
Gambar dan Video : NASA/Goddard Scientific Visual Studio
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment