NASA GRAIL Kirim Peta Interior Baru Lunar

Tinuku
News KeSimpulan.com - Masa lalu kekerasan terungkap oleh peta interior Bulan. Di Bulan Desember, Survei gravitasi menerawang lapisan bergejolak lapisan tepat di bawah permukaan Lunar.

Lunar mendingin dan menyusut saat ini, namun di awal sejarah benar-benar lebih besar. Perluasan ketika batuan cair terangkat dari interior kemudian mendingin dan mengeras menjadi luka lama yang terkubur di bawah permukaan.

Peta gravitasi terbaik yang pernah disusun dari setiap planet atau bulan bagaimana kerak keras Lunar dipukul meteorit selama ribuan tahun.

Selama miliaran tahun berapi-api bekas luka yang tetap tersembunyi akhirnya mengungkapkan diri kepada sepasang pesawat terbang.

Probe menerawang formasi batuan dari tarikan gravitasi. Misi NASA juga mengungkap sejumlah temuan lain baik di permukaan dan di bawahnya.

"Kami sekarang melihat gambar bulan jauh lebih rusak dan hancur," kata Maria Zuber, geofisikawan MIT dan peneliti probe kembar Gravity Recovery and Interior Laboratory (GRAIL).

Pasang surut dan aliran mengejar satu sama lain saat GRAIL mengorbit Lunar. Wahana di depan merasakan tarikan sesuatu dengan gravitasi ekstra seperti gunung. Wahana kedua sekitar 100 hingga 200 kilometer di belakangnya untuk merasakan tarikan yang sama.

NASA GRAIL : http://solarsystem.nasa.gov/grail/

Kerak Lunar ratap-rata 34 hingga 43 kilometer atau 10 hingga 20 kilometer lebih tipis dari perhitungan ilmuwan sebelumnya. Kerak juga jauh lebih retak oleh dampak dari siapa pun yang dicurigai, 12 persen penuh lapisan permukaan ruang deposit batuan bergejolak.

"Ini benar-benar membuka jendela di tempat kekerasan semua planet terestrial awal sejarah mereka," kata Zuber saat pertemuan American Geophysical Union, 5 Desember.

Porositas relatif tinggi menegaskan Lunar mengandung jumlah aluminiun.

Konsisten dengan teori bahwa Lunar lahir dalam tabrakan kosmis jika benda seukuran Mars menabrak Bumi di masa lalu. Materi ditendang oleh ledakan menetap ke orbit sekitar Bumi untuk menyatu dan membentuk bulan.

Selama 1 miliar hingga 500 juta tahun pertama keberadaannya, Lunar panas di luar dan relatif dingin di dalam karena inversi suhu. Lunar sedikit menggelembung, semakin lebar 1 sampai 10 kilometer. Periode ekspansi ketika lembar batuan cair naik dari bawah dan retak menembus.

"Kami dasarnya geofisika dan membawanya ke dalam bidang geologi permukaan," kata Zuber.
Maria T. Zuber (Department of Earth, Atmospheric and Planetary Sciences, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA 02139–4307, USA) et.al. Gravity Field of the Moon from the Gravity Recovery and Interior Laboratory (GRAIL) Mission. Science, December 5 2012, DOI:10.1126/science.1231507

Jeffrey C. Andrews-Hanna (Department of Geophysics and Center for Space Resources, Colorado School of Mines, Golden, CO 80401, USA) et.al. Ancient Igneous Intrusions and Early Expansion of the Moon Revealed by GRAIL Gravity Gradiometry. Science, December 5 2012 DOI:10.1126/science.1231753

Mark A. Wieczorek (Institut de Physique du Globe de Paris, Sorbonne Paris Cité, Univ Paris Diderot, Case 7011, Bâtiment Lamarck A, 5, rue Thomas Mann, 75205 Paris Cedex 13, France) et.al. The Crust of the Moon as Seen by GRAIL. Science, December 5 2012 DOI:10.1126/science.1231530
Gambar dan Video : NASA/JPL-Caltech/MIT/GSFC
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment