Adaptasi Evolusioner Kulit Basah Berkerut

Tinuku
News KeSimpulan.com - Refleks spontan saraf mengevolusi peningkatan penanganan benda basah. Jawaban atas pertanyaam lama mengapa kulit manusia mengkerut ketika basah.

Jari tangan dan kaki Anda mengerut ketika berendam di bak mandi. Sekarang tes laboratorium menegaskan teori bahwa jari keriput meningkatkan pegangan pada benda basah atau terendam dengan menyalurkan air seperti telapak ban mobil ketika hujan.

Jari keriput membantu leluhur manusia dalam mengumpulkan makanan dari vegetasi basah atau sungai. Sebuah adaptasi yang memberi pegangan lebih baik.

Efek analog di jari kaki bisa membantu manusia untuk mendapatkan pijakan yang lebih baik di tengah hujan.

Ketika jari berendam 5 menit mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga pengurangan volume, tapi area permukaan kulit tidak berubah. Ini keriput.

Asumsi lama bahwa kerutan akibat air masuk ke dalam lapisan luar kulit sehingga membengkak. Namun tahun 1930 efeknya tidak terjadi ketika ada kerusakan saraf di jari. Hal ini menunjukkan peran reaksi sistem saraf otonom yang juga mengontrol pernapasan, denyut jantung dan keringat.

Pada tahun 2011, Mark Changizi, neuroevolusioneris di 2AI Labs di Boise, Idaho, dan rekan menyarankan kerutan merupakan proses yang aktif sehingga harus memiliki fungsi evolusi. Tapi tidak ada bukti bahwa jari keriput menawarkan keuntungan.

Hari ini sebuah tim melaporkan eksperimen komplit keuntungan evolusioner kulit jari berkerut ketika dites dalam laboratorium. Relawan dengan kulit berkerut setelah berendam lebih baik mengambil kelereng basah dibanding kulit tidak berkerut.

"Kami menunjukkan jari-jari berkeriput memberi pegangan lebih baik dalam kondisi basah. Ini bisa bekerja seperti tapak pada ban mobil Anda," kata Tom Smulders, bioevolusioneris Newcastle University di Inggris.

Jari keriput membantu leluhur manusia mengumpulkan makanan dari vegetasi basah atau lanskap sungai. Bukti perilaku jari konsisten dengan temuan morfologi. Mungkin kerutan yang sama terjadi pada hewan lain dengan keuntungan yang sama.

"Pada titik ini kita tidak tahu siapa saja yang mempu melakukannya selain primata," kata Smulders.
Kyriacos Kareklas, Daniel Nettle and Tom V. Smulders (Centre for Behaviour and Evolution, Institute of Neuroscience, Newcastle University, Henry Wellcome Building Framlington Place, Newcastle upon Tyne NE2 4HH, UK). Water-induced finger wrinkles improve handling of wet objects. Biology Letters, January 8, 2013, DOI:10.1098/rsbl.2012.0999
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment