Eksobulan Ekstrasurya Prospek Kehidupan

Tinuku
News KeSimpulan.com - Kehidupan memiliki prospek di bulan-bulan planet raksasa ekstrasurya. Form Earthlike mungkin mengorbit jauh dari Jupiter.

Triliunan bulan seukuran Bumi menjadi lahan subur bagi kehidupan alien. Para astronom sudah menemukan 3.600 bulan terkonfirmasi atau planet kemungkinan mengorbit bintang lain. Tidak ada yang memiliki kombinasi ideal dari ukuran dan temperatur habitabilitas.

Namun, lebih dari 150 adalah planet gas raksasa dengan orbit di mana air cair dapat eksis.

Jika memiliki permukaan padat untuk genangan air maka hidup mungkin bisa bertahan pada bulan berbatu seperti di sekitar Neptunus dan Jupiter.

Bulan secara substansial lebih rumit daripada planet karena berada pada belas kasihan dari kedua planet dan bintang host.

"Ini hitungan paling menyeluruh tentang habitabilitas exomoon yang kulihat. Saya terdorong oleh laporan yang menemukan exomoon dalam kelimpahan dan sebagian dari mereka bisa ditinggali," kata Darren Williams, astronom Penn State Erie.

Bintang dengan radiasi dan begitu juga refleksi dari atas awan gas planet seperti Jupiter mencerminkan sepertiga radiasi Matahari. Bulan juga bisa ditekan oleh tarikan gravitasi planet besar. Fenomena yang disebut tidal heating yang memasok sumber energi.

Interaksi timbal planet dan bintang untuk beberapa kondisi benar-benar aneh. Pada satu wilayah bulan bisa memiliki pencahayaan dari kedua bintang dan planet host, memberikan banyak energi. Sementara daerah lain berada dalam kegelapan permanen.

Meski demikian, René Heller, astrobiolog Leibniz-Institute for Astrophysics Potsdam di Jerman, dan rekan menemukan rata-rata eksobulan terhadap energi cukup untuk mendukung kehidupan. Mungkin hambatan terbesar habitabilitas dari bulan ekstrasurya adalah ukurannya.

Bulan perlu menjadi kira-kira massa Bumi untuk menjaga astmosfer dan medan magnet untuk membelokkan radiasi mematikan planet raksasa sebelah yang menjadi persyaratan sulit. Bulan Jupiter Ganymede, bulan terbesar di tata surya, hanya 2 persen massa Bumi.
René Heller (Leibniz-Institute for Astrophysics Potsdam (AIP), Potsdam, Germany) et.al. Exomoon Habitability Constrained by Illumination and Tidal Heating. Astrobiology, January 10, 2013, DOI:10.1089/ast.2012.0859
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment