Gen Arsitektur Tikus Peromyscus polionotus

Tinuku
News KeSimpulan.com - Tikus menggali dengan membawa gen. Perilaku kompleks kreativitas arsetiktur Tikus Peromyscus polionotus ditulis dalam gen yang sederhana.

Desain terowongan 2 pintu sepanjang 200 meter lengkap dengan pintu darurat merupakan keajaiban arsitektur. Kreativitas mungkin hanya melibatkan beberapa gen. Tidak perlu banyak untuk mengembangkan sebuah perilaku kompleks baru.

Dimulai dengan pertanyaan yang relatif sederhana: Bagaimana gen mempengaruhi tikus membangun liang?

Kemudian meneliti bentuk, kedalaman dan ukuran liang Tikus Peromyscus polionotus di beberapa negara Amerika Serikat bagian tenggara.

Lalu cetakan busa disemprotkan untuk membuat fitur 3D sarang.

Sementara kedalaman tergantung pada jenis tanah, panjang terowongan dan rute pintu darurat konsisten di semua tempat. Tetapi 2 spesies tikus berbeda di laboratorium membangun arsitektur sarang yang berbeda. Tunneling tidak tergantung pada faktor lingkungan.

Kemudian Hopi Hoekstra, evolusionis Harvard University, dan rekan menggeledah gen setiap tikus. Tiga area gen yang mendasari panjang terowongan terletak pada kromosom 1, 2, dan 20. Dan satu gen yang mendasari pintu darurat terletak pada kromosom 5.

Gagasan bahwa perilaku menggali dipecah menjadi tiga dan satu gen bisa memecahkan masalah. Tetapi mungkin ada daerah gen lain yang terlibat yang tidak terdeteksi. Dan masing-masing daerah dapat mengandung beberapa gen yang relevan.

"Namun laporan memberi contoh empiris yang bagus bagaimana perilaku kompleks berkembang pada tingkat genetik," kata Catherine Peichel, evolusionaris Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle.

Hoekstra dan rekan menggoda genetika yang mendasari perilaku manusia dan membedakan yang dipelajari dibanding diwariskan. Jika mekanisme berlaku bagi manusia, mungkin suatu hari dapat menemukan gen yang menentukan bagaimana seseorang menjalani hidup.

"Laporan menunjuk ke sebuah mekanisme umum untuk menghasilkan perilaku kompleks dari yang sederhana," kata Edvard Ingjald Moser, neurosaintis Norwegian University of Science and Technology di Trondheim.
Jesse N. Weber (Department of Organismic & Evolutionary Biology, Museum of Comparative Zoology, 26 Oxford Street, Cambridge, Massachusetts 02138, USA; Present address: Section of Integrative Biology, One University Station, University of Texas Austin, Texas 78712, USA) et.al. Discrete genetic modules are responsible for complex burrow evolution in Peromyscus mice. Nature, 493, 402-405 (17 January 2013), DOI:10.1038/nature11816

Gambar: Vera Domingues/Hopi Hoekstra, Harvard University
Video : J.N. Weber et.al., Nature, DOI:10.1038/nature11816


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment