Kamuflase Telur Puyuh Coturnix japonica

Tinuku
News KeSimpulan.com - Adaptasi merupakan kopling evolusi. Baju doreng tentara seperti telur Puyuh Coturnix japonica yang disamarkan untuk menyembunyikan diri dari penglihatan predator.

Semua telur puyuh terlihat seperti berlumuran tinta. Beberapa burung puyuh bertelur hanya dengan bercak kecil sedangkan lainnya memiliki bercak lumayan gelap. Fitur bercak-bercak bukanlah ketidaksengajaan karena desian merupakan proses ketekunan evolusioner.

Tapi burung Puyuh Coturnix japonica selalu meletakkannya di tanah dimana secara teoritis rentan menjadi camilan predator.

Untuk melihat apakah puyuh menggunakan pemandangan alam untuk kamuflase telur, George Lovell dari Abertay University di Dundee, dan rekan membuat patch yang berbeda.

Variasi tanah berpasir dengan kombinasi warna putih, krem, merah kecoklatan dan hitam.

Setelah memotret resolusi tinggi 179 telur yang diletakkan oleh puyuh, tim menggunakan program komputer untuk mendeteksi garis besar telur. Telur dipindah pada latar belakang alternatif untuk membandingkan deteksi.

Puyuh tahu latar belakang mana yang menyamarkan telur mereka paling baik terhadap mata predator. Puyuh bahkan memilih yang terbaik dari empat pilihan yang menunjukkan bahwa otak burung mampu menerapkan strategi serius.
P. George Lovell (Division of Psychology, Abertay University, Dundee, DD1 1HG, UK) et.al. Egg-Laying Substrate Selection for Optimal Camouflage by Quail. Current Biology, 17 January 2013, DOI:10.1016/j.cub.2012.12.031

Gambar: George Lovell et.al., Current Biology, DOI:10.1016/j.cub.2012.12.031
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment