Teritip Pollicipes polymerus Menabur Sperma

Tinuku
News KeSimpulan.com - Akhirnya kebenaran tentang seks Teritip Pollicipes polymerus terungkap. Analisis genetik menunjukkan krustasea sessile menebar sperma dalam air.

Bahkan Charles Darwin mengagumi penis panjang teritip. Pada beberapa spesies hingga 8 kali panjang tubuhnya. Bagaimana pun teritip tidak baik dalam berkelahi, pertanyaannya bagaimana hewan dapat mengawini wanita pujaannya?

Lebih dari satu abad kebijaksanaan diterima tentang seks krustasea, sekarang tes genetik menunjukkan teritip dapat mentransfer sperma dalam air.

Teritip Pollicipes polymerus laki-laki mengawini perempuan tanpa melakukan kontak langsung.

Teritip Gooseneck hidup di sepanjang Pantai Pasifik timur laut memiliki organ pengiriman sperma yang membentang keluar sekitar setengah panjang tubuh.

Banyak biolog menduga bahwa teritip memberikan sperma ketika kawin hanya dengan menjangkau menggunakan organ ke ruang dalam cangkang tetangga. Namun penanda genetik menunjukkan teritip juga mereproduksi sperma yang diangkut air.

"Laporan penting," kata Diana S. Jones, biolog Western Australian Museum di Welshpool.

Temuan biologi dasar dan implikasi teoritis. Sekian lama biolog berpikir teritip tidak dapat mereproduksi hanya dengan melimpahkan sperma ke dalam air, meskipun filum lainnya seperti spons dan moluska mengelola cukup baik.

"Yang mengejutkan belum diteliti sebelumnya. Contoh baik bagaimana kita dapat terjebak berpikir di dalam kotak," kata John Zardus, zoolog invertebrata Citadel di Charleston.

Biolog telah jelas mengakui teritip berada dalam perkembangan. Banyak spesies mengevolusi organ pengiriman sperma 2 sampai 3 kali panjang tubuh sendiri, bahkan 1 spesies bisa mencapai 8 kali. Banyak juga teritip hermafrodit.

Marjan Barazandeh, biolog University of Alberta, menghabiskan lebih dari satu tahun berjuang untuk menemukan khas DNA sebagai penanda untuk membedakan orang tua. Pendekatan memungkinkan menguji massa telur teritip terisolasi atau teritip hidup berpasangan.

"Charles Darwin tidak mengantisipasi, meskipun naturalis bermata jeli mungkin tidak menjawab fenomena 8 tahun meneliti teritip. Tapi Darwin pasti senang. Dia tipe pria yang baik," kata Richard Palmer, biolog University of Alberta di Edmonton.
Marjan Barazandeh (Department of Biological Sciences, University of Alberta, Edmonton, Alberta, Canada T6G 2E9; Bamfield Marine Sciences Centre, Bamfield, British Columbia, Canada V0R 1B0) et.al. Something Darwin didn't know about barnacles: spermcast mating in a common stalked species. Proceedings of the Royal Society B, January 15, 2013, DOI:10.1098/rspb.2012.2919

Gambar: M. Barazandeh et.al., Proceedings of the Royal Society B, DOI:10.1098/rspb.2012.2919
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment