Transien Merah Atmosfir Bintang Sistem Biner

Tinuku
News KeSimpulan.com - Cahaya aneh menyala merah di dalam ruang oleh sepasang bintang yang begitu dekat satu sama lain dan berbagi atmosfer.

Hipotesis baru mungkin menjelaskan objek misterius disebut intermediate-luminosity red transients. Ledakan ini dapat berlangsung selama beberapa hari atau beberapa bulan dan tampak lebih terang dibanding ledakan nova tapi tidak seterang supernova.

Sebuah nova terjadi ketika bintang kerdil putih sekarat menarik terlalu banyak gas bintang pendamping hingga membuat ledakan termonuklir di permukaan.

Tapi intermediate-luminosity red transients seperti V838 Monocerotis telah lama membingungkan para ilmuwan.

Natalia Ivanova, astrofisikawan University of Alberta, dan rekan memodel ketika 2 bintang sistem biner cukup dekat hingga berbagi atmosfer.

"Fenomena ini dalam teori dikenal sebagai common-envelope events tetapi tidak pernah diamati secara langsung. Bisa terjadi dalam berbagai sistem biner seperti katai putih dan bintang normal, binary X-ray atau bahkan 2 bintang neutron," kata Ivanova.

"Ketika mendingin dikeluarkan dari sistem biner yang memungkinkan elektron dan proton bergabung kembali, membentuk gas netral yang benar-benar cerah sehingga cahaya yang kita lihat sebagai transien merah," kata Ivanova.

Common-envelope events yang dimiliki oleh 2 bintang terdiri dari plasma super panas terionisasi. Sekitar setengah kejadian bisa mengakibatkan 2 bintang bergabung menjadi objek bintang tunggal.

"Rasanya benar-benar baik untuk menemukan benda-benda yang cocok teori. Cukup langka Anda mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan sesuatu yang tidak diketahui," kata Ivanova.
N. Ivanova (Department of Physics, University of Alberta, Edmonton, AB T6G 2E7, Canada) et.al. Identification of the Long-Sought Common-Envelope Events. Science, 25 January 2013: Vol.339 no.6118 pp.433-435,
DOI: 10.1126/science.1225540

Video: N. Ivanova et.al., Science, DOI: 10.1126/science.1225540
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube




Tinuku Store

No comments:

Post a Comment