Teleskop Darat Mencari Sidik Jari Alien

Tinuku
News KeSimpulan.com - Teleskop besar bisa memata oksigen alien. Teleskop raksasa seperti European Extremely Large Telescope (E-ELT) bisa untuk menyelidiki sidik jari exoplanet.

European Extremely Large Telescope (E-ELT) yang sekarang sedang dibangun di Chili bisa untuk berburu kehidupan asing dengan mendeteksi oksigen exoplanet meskipun tidak dirancang untuk itu. Di Bumi, tanaman dan beberapa bakteri salah satu sumber besar oksigen atmosfer.

Mencari oksigen di sebuah planet ekstrasurya menjadi semakin menggoda melalui kehidupan seperti yang kita kenal.

Teleskop saat ini dapat melihat cahaya yang menembus atmosfer planet ekstrasurya.

Make-up didasarkan pada zat yang menyerap band panjang gelombang tertentu.

"Hari ini kami melakukannya untuk seukuran Jupiter," kata Ignas Snellen, astronom Leiden Observatory di Belanda.

Teleskop saat ini tidak cukup sensitif melihat atmosfer planet kecil dunia berbatu. Terlebih lagi pengamatan teleskop berbasis darat harus berjuang menyaring distorsi oksigen Bumi sendiri. Sedangkan misi ruang untuk berburu oksigen telah lama dibatalkan.

Snellen dan rekan menghitung E-ELT karena akan selesai di Cerro Armazones, sebuah gunung di Chile dalam dekade berikutnya yang cukup besar untuk melakukan pekerjaan itu. Cermin utama 39 meter diharapkan melihat beberapa bintang dan galaksi paling jauh.

Dengan resolusi lebih tinggi, oksigen di sebuah planet ekstrasurya muncul mirip dengan oksigen Bumi.

Tapi band panjang gelombang akan terasa bergeser karena gerakan planet ekstrasurya yang mengorbit bintang host.

Sebuah planet ekstrasurya harus lewat di depan bintang berkali-kali untuk mengumpulkan cukup data dan mengatakan dengan pasti apakah oksigen hadir. Tergantung pada orbit planet dan ukuran bintang host, proses bisa memakan waktu antara 4 hingga 400 tahun.

E-ELT http://www.eso.org/public/teles-instr/e-elt.html

"Ini hanya alternatif yang murah dari misi besar berbasis ruang," kata Jack O'Malley-James, astronom University of St Andrews di Fife, Inggris.

Hanya mendeteksi oksigen tidak bisa mengkonfirmasi keberadaan kehidupan. Planet lain dengan kimia sangat berbeda mungkin memiliki sumber alternatif sehingga misi berbasis ruang tetap diperlukan untuk mengkonfirmasi kimia di atmosfer dan menunjukkan apakah benar-benar mirip Bumi.
I. A. G. Snellen (Leiden Observatory, Leiden University, Postbus 9513, 2300-RA Leiden, The Netherlands) et.al. Finding extraterrestrial life using ground-based high-dispersion spectroscopy. The Astrophysical Journal, Volume 764 Number 2, DOI:10.1088/0004-637X/764/2/182

Gambar: ESO/L. Cal├žada
Video: ESO/Movetwo
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Tinuku Store

1 comment: