Air Laut Mancur di Bulan Europa

Tinuku
News KeSimpulan.com - Di bulan Jupiter, Europa, air mancur samudra dari bawah. Lautan besar di bawah lapisan es Europa mungkin memiliki jalan ke permukaan di beberapa tempat.

Alien bersembunyi di celah-celah dunia beku ekstrim. Deteksi materi kimia di permukaan beku Europa hanya bisa datang dari lautan cair air di bawah, keduanya membuka jendela lingkungan yang mungkin mampu mendukung kehidupan.

Bulan Eropa selebar 3.120 km menjadi lebih menarik untuk mencari tanda-tanda kehidupan di luar planet Bumi.

"Kami sekarang memiliki bukti laut Europa tidak terisolasi," kata Brad Dalton, planetolog California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena.

"Laut dan permukaan kontak satu sama lain dan pertukaran materi kimia," kata Dalton.

"Energi yang mungkin masuk ke laut penting dalam hal kehidupan di sana," kata Dalton.

"Ini juga berarti jika Anda ingin tahu apa yang ada di laut, Anda bisa pergi ke permukaan dan mengikis beberapa lapisan," kata Dalton.

Dalton dan rekan dari NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, ingin tahu permukaan Europa menggunakan Keck II Telescope di Hawaii yang didukung sistem optik adaptif untuk mengkompensasi blur yang disebabkan atmosfer Bumi.

Europa memiliki pasang surut orbit terkunci terhadap Jupiter. Satu sisi permukaan menghadap ke planet host secara permanen, sementara sisi yang lain selalu terhindar. Keck mendeteksi sinyal misterius di sisi lain Europa yang belum pernah dibidik instrumen lain.

"Kami sekarang memiliki spektrum terbaik. Tak seorang pun tahu dip kecil dalam spektrum ini karena tidak ada yang memiliki resolusi untuk zoom sebelumnya," kata Dalton.

"Sinyal spektroskopi disebabkan garam magnesium sulfat disebut epsomite," kata Dalton.

"Magnesium tidak harus di permukaan Europa kecuali itu berasal dari laut. Jadi air laut ke permukaan dan hal-hal di permukaan masuk ke air laut," kata Dalton.

Tapi peneliti lain skeptis laut Europa yang diyakini sedalam 100 kilometer kaya magnesium sulfat. Sinyal epsomite hanya datang dari trailing sisi Europa seperti bulan vulkanik Io. Jika magnesium sulfat menggelegak ke permukaan langsung dari laut, sinyal seharusnya terlihat di sisi muka.

"Jika Anda berenang ke dalam lautan Europa dan merasakannya akan terasa normal seperti garam tua," kata Brown.
J.B. Dalton III (Jet Propulsion Laboratory, California Institute of Technology, Mail Stop 183-301, 4800 Oak Grove Drive, Pasadena, CA 91109, USA) et.al. Exogenic controls on sulfuric acid hydrate production at the surface of Europa. Planetary and Space Science, Volume 77, March 2013, Pages 45–63, DOI:10.1016/j.pss.2012.05.013
Gambar: NASA/JPL-Caltech
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment