Asteroid Chicxulub Picu Kebakaran Global

Tinuku
News KeSimpulan.com - Asteroid Chicxulub menyulut kebakaran global 66 juta tahun lalu. Chicxulub, sebuah asteroid yang menabrak Bumi dan menghapus era dinosaurus.

Segera badai global membakar setiap ranting, semak dan pohon serta memusnahkan 80 persen spesies Bumi. Douglas Robertson, enviromentalis University of Colorado Boulder, dan rekan ingin merekonstruksi detik demi detik peristiwa.

Tabrakan menguapkan jumlah besar batu dan meniup tinggi di atas atmosfer Bumi.

Material memanaskan atmosfer bagian atas hingga membara selama beberapa jam pada suhu 2.700 derajat Fahrenheit.

Kebakaran global membunuh setiap makhluk hidup yang tidak berlindung di permukaan tanah atau di laut.

Robertson menyisir charcoal dalam formasi Cretaceous-Paleogene (K-Pg) berdating 66 juta tahun ketika asteroid Chicxulub menghantam Bumi dan mendidih. Chicxulub meninggalkan kawah berdiameter 110 mil di Semenanjung Yucatan, Meksiko.

"Ketika data arang dikoreksi untuk tingkat sedimentasi menunjukkan kelimpahan. Data kami menampilkan kondisi saat itu konsisten dengan kebakaran meluas di seluruh planet yang memusnahkan 80 persen kehidupan di Bumi," kata Robertson.

"Cukup panas di bagian atas atmosfer untuk memicu pulsa inframerah dan langit menyala selama beberapa jam, meskipun sebagian radiasi diblokir dari Bumi. Jika Anda di Bumi saat itu seperti duduk dalam oven broiler selama 2 atau 3 jam," kata Robertson.

"Jumlah total panas inframerah sama dengan ledakan bom 1 megaton setiap 4 mil di atas seluruh Bumi. Sebuah bom hidrogen 1 megaton memiliki daya ledak 80 kali Bom Hiroshima. Tabrakan asteroid-Bumi menghasilkan sekitar 100 juta megaton energi," kata Robertson.
Douglas S. Robertson (Cooperative Institute for Research in Environmental Sciences, University of Colorado, Boulder, Colorado, USA) et.al. K-Pg extinction: Reevaluation of the heat-fire hypothesis. Journal of Geophysical Research: Biogeosciences, 26 Mar 2013, DOI:10.1002/jgrg.20018
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment