Macaca sylvanus Kelas Tengah Paling Stres

Tinuku
News KeSimpulan.com - Almarhum Karl Marx mungkin selamanya tidak akan berkomentar, tapi Monyet Barbary (Macaca sylvanus) mengungkap mengapa manajer menengah paling menderita stres.

Monyet Barbary (Macaca sylvanus) dalam hirarki tengah paling menderita stres yang bersumber dari konflik sosial. Katie Edwards, primatolog University of Liverpool, dan rekan mengendap-endap di Trentham Monkey Forest di Staffordshire.

Mereka menonton setiap individu Monyet Barbary perempuan hampir 600 jam dengan merekam semua kejadian perilaku sosial.

Perilaku agonistik seperti ancaman, mengejar dan menampar, menggusur, berteriak, meringis dan perilaku afiliatif seperti mengobrol, merangkul dan merawat.

Hari berikutnya sampel feses dikumpulkan untuk mengukur hormon stres di Chester Zoo's wildlife endocrinology laboratory.

"Tidak mengejutkan kami catatan tingkat tertinggi hormon stres setelah perilaku agonistik. Namun, kami tidak menemukan hubungan antara tingkat hormon stres yang lebih rendah pada perilaku afiliatif," kata Edwards.

"Berbeda dengan laporan sebelumnya yang mengamati kelompok selama periode waktu dan melihat perilaku dan rata-rata tingkat hormon," kata Edwards.

"Penelitian kami menghubungkan perilaku yang diamati dari monyet spesifik dengan sampel masing-masing hormon dalam periode ketika mereka menampilkan perilaku," kata Edwards.

Aspek penting lainnya mencatat di mana monyet dalam peringkat hirarki sosial. Monyet kelas menengah memiliki tingkat tertinggi hormon stres dan dapat membantu menjelaskan mengapa manajer level menengah paling menderita stres di dunia kerja.

"Monyet di hirarki tengah terlibat konflik dengan orang-orang dari bawah serta dari atas. Kelas menengah lebih cenderung menantang dan ditantang oleh orang-orang dari tangga sosial yang lebih tinggi," kata Susanne Shultz, primatolog University of Manchester.

"Orang-orang dalam posisi manajemen menengah ingin mengakses gaya hidup yang lebih tinggi yang berarti menghadapi tantangan lebih, sementara mereka juga harus mempertahankan rongrongan kekuasaan dari golongan bawah," kata Edwards.
Katie L. Edwards (Institute of Integrative Biology, University of Liverpool, Liverpool, UK; North of England Zoological Society, Chester Zoo, Chester, UK) et.al. Associations between social behaviour and adrenal activity in female Barbary macaques: Consequences of study design. General and Comparative Endocrinology, Volume 186, 1 June 2013, Pages 72-79, DOI:10.1016/j.ygcen.2013.02.023
Gambar: Karyn Sig/Flickr/En Wikipedia
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment