Red Dwarf KOI-256 Bangunkan Einstein

Tinuku
News KeSimpulan.com - Menekuk gravitasi, Kepler membangunkan Einstein. Teleskop ruang NASA Kepler menonton efek lensing bintang mati dengan bintang pendamping.

Satu deteksi pertama Teori Relativitas Umum Einstein dalam orbit terkunci sistem bintang biner. Astronom mengintip tarian biner, satu bintang runtuh Kurcaci Merah dan satu Kurcaci putih.

"White dwarf seukuran Bumi namun memiliki massa Matahari," kata Phil Muirhead, astronom California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena.

"Red dwarf bintang mati, meskipun lebih besar dalam ukuran fisik, berputar-putar di sekitar kerdil putih," kata Muirhead.

Tugas utama Kepler mencari exoplanet yang mengorbit sebuah bintang dengan mengukur kuantitas cahaya yang terblokir.

Tapi kali ini mereka tersandung bintang-bintang yang lebih dingin dan lebih merah dari Matahari. Ketika tim pertama melihat data Kepler untuk target Red dwarf KOI-256, mereka berpikir sebuah planet gas raksasa mengitari Katai Merah.

"Kami melihat apa yang tampaknya dips besar bintang dan diduga dari planet raksasa, kira-kira seukuran Jupiter, melintas di depan," kata Muirhead.

Muirhead dan rekan berpaling ke Teleskop Hale di Palomar Observatory dekat San Diego menggunakan teknik kecepatan radial. Tim juga mengecek data di Galaxy Evolution Explorer (GALEX), teleskop ruang milik NASA yang dioperasikan Caltech.

Ternyata "planet" adalah sebuah Red dwarf yang runtuh dan keremangan disebabkan ketika White dwarf menembus KOI-256. White dwarf seukuran Bumi, tapi memiliki kepadatan 75.000 kali dibanding KOI-256.
Philip S. Muirhead (California Institute of Technology, 1200 East California Boulevard, Pasadena, CA 91125, USA) et.al. Characterizing the Cool KOIs. V. KOI-256: A Mutually Eclipsing Post-Common Envelope Binary. The Astrophysical Journal, Volume 767 Number 2, 2013 ApJ 767 111, DOI:10.1088/0004-637X/767/2/111
Gambar dan Video: NASA/JPL-Caltech
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment