Formasi Bintang Nebula Orion

Tinuku
News KeSimpulan.com - APEX melihat formasi bintang Nebula Orion. Para astronom menggunakan ESO Atacama Pathfinder Experiment (APEX) di Chile untuk gambar baru menakjubkan awan kosmik Konstelasi Orion.


View baru kompleks Orion Molecular Cloud terletak 1.350 tahun cahaya. Plot kaya nebula terang, bintang muda panas bergairah dan awan debu dingin. Panjang gelombang cahaya submillimeter timbul dari awan debu orange dan overlay panorama dalam gelombang cahaya tampak lebih akrab.

Awan besar terang di kanan atas terkenal sebagai Nebula Orion yang juga dijuluki Messier 42. Nebula Orion adalah bagian terang dapur besar pembibitan bintang dimana mereka baru lahir dan situs formasi bintang raksasa terdekat ke Bumi.

Awan debu membentuk filamen indah, lembaran dan gelembung akibat keruntuhan gravitasi dan efek angin bintang. Angin ini aliran gas yang dikeluarkan dari atmosfer bintang yang cukup kuat untuk membentuk awan di sekitar menjadi bentuk rumit.

Para astronom menggunakan data ini dan lainnya untuk mencari rahim proto bintang. Mereka sejauh ini mengidentifikasi 15 objek yang muncul lebih terang pada gelombang cahaya lebih panjang. Mungkin di antara protostars termuda memberi kesempatan kepada para astronom.

APEX http://www.apex-telescope.org/
Amelia M. Stutz (Max Planck Institute for Astronomy, Königstuhl 17, D-69117 Heidelberg, Germany) et.al. A Herschel and APEX Census of the Reddest Sources in Orion: Searching for the Youngest Protostars. The Astrophysical Journal, Volume 767 Number 1, 2013 March 22, DOI:10.1088/0004-637X/767/1/36
Gambar: ESO/Digitized Sky Survey 2
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment