Kanibalisme Embrio Carcharias taurus

Tinuku
News KeSimpulan.com - Seleksi alam datang sejak dini dalam rahim. Kanibalisme embrio Hiu Pasir Macan (Carcharias taurus) mengeja survival of the fittest.


Hiu Macan (Carcharias taurus) makan semua saudara kembar bahkan sebelum mereka lahir. "Kanibalisme embrio" membangunkan Charles Darwin untuk memastikan siapa yang kuat siapa bertahan. Di dalam rahim ibunya, seorang orok sibuk melahap semua saudaranya.

Mereka hanya 10cm panjang tetapi sudah memiliki mata yang baik dan satu set gigi tajam yang berbalik menerkam saudara-saudari yang lebih kecil. Bayi yang berhasil lahir adalah pemenang pertumpuran berdarah pra-natal.

Moncong dan gigi menonjol tampilan kasar hiu jantan. Ibu hiu kawin setidaknya dengan 2 mitra. Kegantengan tidak banyak membantu karena keperkasaan di tangan gen ketika beradu dalam rahim. Kehidupan yang keras mensyaratkan kompetisi sperma.

Setelah berhubungan seks, setiap telur yang dibuahi menetap di 2 rahim ibu. Embrio pertama yang muncul di setiap rahim mengamalkan ritual kanibalisme saudara kandung yang lebih muda. Total hanya tersisa 2 orok lahir dari masing-masing rahim nantinya.

Kanibalisme tidak hanya pembelaan diri, tetapi juga akses stok bergizi telur yang disediakan ibu. Diet kaya telur dan daging, orok tunggal tumbuh dengan kecepatan luar biasa. Ketika akhirnya lahir sudah 1 meter dan cukup besar untuk melindunginya dari banyak predator yang sudah mengintai.


"Kanibalisme embrio dalam perilaku poliandri dapat mengecualikan semua, kecuali satu keturunan genetik menjadi perkawinan monogami," kata Demian Chapman, oseanografer Stony Brook University di New York.

Jika perempuan kawin dengan banyak laki-laki maka gen sampah tercakup dan kemungkinan besar terkanibal bahkan sebelum mereka lahir. Chapman dan rekan berpaling menggunakan tes DNA 15 orok di pantai Afrika Selatan. Potongan DNA di 10 tempat genom.

Laki-laki pecundang mungkin bisa mengawini perempuan tetapi tidak pernah benar-benar berkontribusi ke generasi berikutnya. Banyak perempuan mengerahkan energi untuk menentukan reproduksi, namun kebijaksanaan umum bahwa seleksi seksual terus berlanjut pasca hubungan seks.
Demian D. Chapman (School of Marine and Atmospheric Science, Institute for Ocean Conservation Science, Stony Brook University, Stony Brook, NY 11794, USA) et.al. The behavioural and genetic mating system of the sand tiger shark, Carcharias taurus, an intrauterine cannibal. Biology Letters, Published 1 May 2013 doi: 10.1098/rsbl.2013.0003
Gambar: Jeff Kubina/En Wikipedia (atas), Debra Abercrombie (bawah)
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment