Matematika Untuk Gelembung Busa

Tinuku
News KeSimpulan.com - Matematika muncul untuk memecahkan misteri lama: Gelembung busa. Gelembung sabun mandi, cucian baju dan buih lezat pada cappuccino berlaku sama yaitu busa.

Indah namun fana ketika gelembung pop satu per satu. Duo matematikawan Lawrence Berkeley National Laboratory (LBNL) di Department of Energy (DOE), Berkeley, menjelaskan matematika urutan tahap evolusi kompleks gelembung busa.

Menerapkan persamaan menggunakan superkomputer di Research Scientific Computing Center (NERSC) milik DOE menciptakan irama visualisasi yang menunjukkan hilangnya secara lambat dan tenang ketika busa goyah pada suatu waktu.

"Laporan ini memiliki aplikasi industri untuk membuat logam, plastik dan pemodelan pertumbuhan kelompok sel," kata James Sethian, matematikawan University of California Berkeley.

Evolusi cluster gelembung tergantung pada apa yang terjadi di dinding sangat tipis setiap gelembung. Pemodelan skala yang sangat berbeda menjadi tantangan karena komputasi praktis hanya mempertimbangkan skala ruang dan waktu terkecil.

"Sebaliknya, kami mengembangkan pendekatan scale-separated yang mengidentifikasi fisika penting pada skala berbeda kemudian digabung bersama-sama secara konsisten," kata Robert Saye, matematikawan University of California Berkeley.

Satu set persamaan mendeskripsi gravitasi dinding. Set kedua menanggani aliran cairan di dalam persimpangan membran. Set ketiga menangani penataan ulang gelembung goyah setelah satu muncul. Set keempat memecahkan interferensi film tipis dalam membran.








Robert I. Saye and James A. Sethian (Department of Mathematics and Lawrence Berkeley National Laboratory, University of California, Berkeley, CA 94720, USA). Multiscale Modeling of Membrane Rearrangement, Drainage, and Rupture in Evolving Foams. Science, 10 May 2013: Vol.340 no.6133 pp.720-724, DOI:10.1126/science.1230623
Video: Robert I. Saye and James A. Sethian, Science, DOI:10.1126/science.1230623
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment