Meteorit Mars Miller Range 03346

Tinuku
News KeSimpulan.com - Meteorit yang terbentuk di Mars lebih dari 1 miliar tahun lalu membantu untuk menentukan apakah kondisi yang pernah ada di planet mempertahankan kehidupan.


Meteorit yang ditemukan di Antartika diharapkan membantu mengungkap rahasia kehidupan di Mars. Meteorit yang dijuluki Miller Range 03346 nakhlite (MIL 03346) dievakuasi para ilmuwan pada tahun 2003 di Miller Range Antartika.

Batu seukuran bola tenis dan berbobot 1 pon, MIL 03346 salah satu dari ratusan temuan dari daerah itu. Meskipun laporan baru tidak secara khusus memecahkan misteri, analisis meletakkan dasar bagi para peneliti masa depan untuk menjawab pertanyaan fundamental.

"Masalahnya sebagian besar meteorit berasal dari Mars tiba di Bumi begitu lama, sekarang karakteristik menceritakan kehidupan di Bumi dan menutupi setiap petunjuk yang mungkin menawarkan rentang waktu di Mars," kata Michael Velbel, geolog Michigan State University.

"Meteorit ini mengandung tanda tangan mineral dan kimia yang berhubungan dengan air. Masalahnya pada saat sebagian besar meteorit tergeletak di Bumi mereka mengambil tanda tangan yang terlihat seperti lingkungan layak huni," kata Velbel.

"Bumi, jelas, dihuni. Jika kita entah bagaimana bisa membuktikan tanda tangan pada meteorit sebelum datang ke Bumi yang dapat memberitahu kepastian kita tentang Mars," kata Velbel.


Secara khusus analisis menemukan tanda tangan mineral dan kimia pada MIL 03346 yang menunjukkan pelapukan terestrial yaitu perubahan yang terjadi di Bumi. Identifikasi jenis perubahan memberikan petunjuk berharga sebagaimana terus diteliti para ilmuwan.

"Kontribusi kami adalah memberi kedalaman tambahan dan melihat sedikit lebih luas dibanding analisis lain yang telah dilakukan sebelumnya dalam memilah 2 jenis perubahan yang berhubungan dengan air di Bumi dan di Mars," kata Velbel.

"Penyelidikan sebelumnya pada meteorit yang berasal dari Mars serta data satelit dan Rover membuktikan air pernah ada di Mars yang merupakan planet keempat dari Matahari dan sistem terdekat Bumi," kata Velbel.

"Sampai hari ini misi Mars berhasil menggapai sampel dari Mars, tapi studi mineralogi proses geokimia di Mars masih tetap bergantung pada data dari meteorit," kata Velbel.
Julie D. Stopar (School of Earth and Space Exploration, Arizona State University, Tempe, AZ, USA) et.al. Element abundances, patterns, and mobility in Nakhlite Miller Range 03346 and implications for aqueous alteration. Geochimica et Cosmochimica Acta, Volume 112, 1 July 2013, Pages 208-225, DOI:10.1016/j.gca.2013.02.024
Gambar: NASA (atas), Julie D. Stopar et al (bawah)
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment