Misi Kepler Mungkin Berakhir

Tinuku
News KeSimpulan.com - Teleskop yang telah menemukan ribuan dunia eksotis pengorbit bintang-bintang jauh tidak lagi mampu menemukan planet, setidaknya sementara dan mungkin untuk selamanya.


Sejak Mei 2009, Kepler telah menatap 170.000 bintang dan mencari bayangan kecil yang dilempar planet-planet ketika melintas. Para pejabat NASA mengumumkan pada tanggal 15 Mei probe senilai US$600 juta mengalami kegagalan bagian penting perangkat keras.

Pada tanggal 12 Mei perangkat miring ke arah tak terduga dan memasuki safe mode untuk pengamanan dan berhenti mengumpulkan data. Upaya untuk mendapatkan pesawat ruang angkasa kembali gagal ketika roda penting pengatur fokus teleskop menolak berputar.

NASA tidak menyerah, tahun lalu misi telah diperpanjang hingga 2016. Berjalan dengan roket pendorong, Kepler memiliki bahan bakar untuk tinggal di orbit selama berbulan-bulan atau mungkin bertahun-tahun saat insinyur mencoba untuk memperbaiki masalah dari jarak 40 juta mil.

Tetapi bekerja dengan 2 roda reaksi dari 4 yang seharusnya, pencarian planet di sekitar bintang lain jelas dalam kesulitan. Komisi proyek masih mencoba untuk menentukan apakah dapat mengumpulkan data apapun jika insinyur tidak dapat mengembalikan roda reaksi.

"Saya tidak menyebut Kepler keluar, meskipun demikian kita perlu 3 roda untuk melakukannya pada planet ekstrasurya," kata John Grunsfeld, administrator NASA Science Mission Directorate di Washington, DC.

Kepler mencari bintang dengan peredupan berkala karena beberapa cahaya diblokir ketika dilewati planet. Sampai saat ini telah menemukan 132 planet terkonfirmasi dengan 2.730 kadidat masih menunggu verifikasi. Berkat Kepler, astronom tahu kondisi umum planet-planet.

Puluhan planet potensial telah muncul serta banyak planet besar mengorbit di 'habitable zone' di mana air dapat eksis sebagai cairan. Tapi tujuan utama misi menghitung fraksi planet seukuran Bumi tidak terpenuhi. Teleskop belum menemukan sebuah planet kecil di zona layak huni bintang mirip Matahari.

"Saya sangat optimis data yang kita miliki. Saya pikir paling menarik datang dalam 2 tahun ke depan," kata William Borucki, peneliti utama misi Kepler.

Kepler Space Telescope http://kepler.nasa.gov/
Gambar: NASA
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment