Poin Kritis Kera Kuno dan Monyet

Tinuku
News KeSimpulan.com - Fosil membuka percabangan kera kuno. Temuan di Afrika menawarkan celah momen kekeluargaan. Fosil kera dan monyet tertua mengintip sekilas saat penting evolusi primata.

Sekitar 25 juta tahun lalu, 2 keluarga besar primata berbeda, satu leluhur garis kera termasuk manusia dan lainnya garis monyet Dunia Lama termasuk babon.

Analisis DNA primata hidup sebelumnya menunjukkan kera kuno dan monyet Dunia Lama terpisah dari 1 leluhur 25 juta hingga 30 juta tahun lalu.

Sekarang fosil-fosil baru kera dan monyet dari laskap Rukwa Rift Basin Tanzania menunjukkan percabangan evolusioner garis primata pasti terjadi hampir 30 juta tahun lalu atau bahkan sebelumnya.

Sejak tahun 1800 telah menyarankan puluhan spesies kera Afrika, Asia dan Eropa berdating 22 juta hingga 5,5 juta tahun lalu. Tapi hanya sedikit fosil monyet Dunia Lama yang ditemukan. Beberapa spesies monyet diketahui hidup di Afrika sekitar 20 juta tahun lalu.

"Periode 25-30 juta tahun adalah interval sampel setidaknya sejarah evolusi primata dengan hanya 3 fosil yang dikenal sebelum temuan kami dan 5 dikenal sekarang," kata Nancy Stevens, paleontolog Ohio University di Athens.

Rahang kanan gigi rendah merujuk genus dan spesies kera baru Rukwapithecus fleaglei. Para ilmuwan mengklasifikasikan temuan kedua yaitu fragmen rahang yang mengandung gigi sebagai genus dan spesies baru monyet Nsungwepithecus gunnelli.


Primata mula-mula hidup 25,2 juta tahun lalu berdasarkan perkiraan umur lapisan abu vulkanik yang terjepit di fosil. Rukwapithecus mungkin bukan genus baru kera baru karena rahang mirip genus kera sebelumnya dikenal dari fosil Afrika Timur berdating 17 juta tahun,

"Namun, laporan baru membuat kasus kuat bahwa monyet Dunia Lama dan kera menyimpang 25 juta tahun lalu," kata Christopher Beard, antropolog Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh.

Tapi peneliti lain tidak begitu yakin. Rahang Rukwapithecus yang tergabung dalam sekelompok fosil dikategorikan sebagai Rangwapithecus mungkin tidak berevolusi menjadi kera walaupun memiliki beberapa rahang dan gigi memiliki sifat-sifat kera.

"Kelompok atribut monyet mungkin terkecuali dari babi kuno atau Peccary. Peneliti perlu lebih banyak fosil untuk mengatakan apakah itu primata," kata Terry Harrison antropolog New York University.
Nancy J. Stevens (Department of Biomedical Sciences, Heritage College of Osteopathic Medicine, Ohio University, Athens, Ohio 45701, USA; Center for Ecology and Evolutionary Studies, Ohio University, Athens, Ohio 45701, USA) et.al. Palaeontological evidence for an Oligocene divergence between Old World monkeys and apes. Nature, 15 May 2013, DOI:10.1038/nature12161
Gambar: Patrick O’Connor (atas), Mauricio Antón (bawah)
Video: Nancy J. Stevens et.al., Nature, DOI:10.1038/nature12161


Tinuku Store

No comments:

Post a Comment