Archicebus achilles Leluhur Primata

Tinuku
News www.KeSimpulan.com - Kerangka parsial akar segala monyet dan kera. Makhluk seukuran telapak tangan berekor panjang wawasan baru salah satu fase awal evolusi primata.

Hipotesis kontroversial primata pertama kali berevolusi di Asia. Antropoid awal bermigrasi ke Afrika selama Eosen 38 juta tahun lalu yang akhirnya menyediakan sumber daya bagi hominid untuk menyimpang ke garis keturunan terpisah 5 hingga 10 juta tahun lalu.


Tim internasional menganalisis kuburan leluhur berdating 55 juta tahun sebagai kerangka primata tertua ketika digali 10 tahun lalu dalam danau kuno di China tengah. Genus dan spesies yang sebelumnya tidak diketahui dijuluki Archicebus achilles.

Upaya 10 tahun pemindaian digital sinar-X memungkinkan para ilmuwan merekonstruksi 3-D kerangka rapuh. Archicebus adalah anggota awal kelompok yang akhirnya berkembang menjadi tarsius, primata kecil yang kini bermukim di Asia Tenggara.

Prekursor semua primata monyet dan kera, fitur tak terduga, namun terlihat kurang seperti tarsius dan lebih seperti antropoid kuno. Karakter baru ini termasuk kecil, mata menghadap depan dan kaki mencengkeram seperti monyet.

"Archicebus petunjuk pertama bahwa kita memiliki seskripsi lengkap primata di awal divergensi evolusi tarsius dan antropoid," kata Xijun Ni, paleontolog Chinese Academy of Sciences di Beijing.

Percabangan mungkin terjadi 60 juta hingga 55 juta tahun lalu. Para peneliti menduga primata pertama kali berevolusi antara 85 juta hingga 65 juta tahun lalu ketika regim dinosaurus tumbang. Tapi kapanpun waktu yang tepat, fosil China menguatkan hipotesis primata dimulai di Asia.


"Archicebus berbeda secara radikal dari setiap primata. Hybrid aneh kaki, gigi dan tengkorak primitif, bantalan mata mengherankan," kata Christopher Beard, paleontolog Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh.

Archicebus achilles mengalahkan pemegang rekor tertua sebelumnya spesies Darwinius di Messel, Jerman, dan Notharctus di Bridger Basin, Wyoming. Fosil tertua adalah penting karena momen kehidupan paling dekat dengan ketika primata mulai bercabang.

Danau menjadi harta karun burung dan ikan zaman Eosen ketika Bumi benar-benar sebuah rumah kaca. Planet di mana tidak ada es di kutub dan pohon-pohon palem tumbuh di Alaska. Hutan tropis dan sub-tropis berkembang lebih banyak di seluruh planet.

"Ini benar-benar waktu yang tepat untuk menjadi primata," kata Beard.
Xijun Ni (Key Laboratory of Vertebrate Evolution and Human Origin, Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology, Chinese Academy of Sciences, 142 Xi Zhi Men Wai Street, Beijing 100044, China; Division of Paleontology and Richard Gilder Graduate School, American Museum of Natural History, Central Park West at 79th Street, New York, New York 10024, USA) et.al. The oldest known primate skeleton and early haplorhine evolution. Nature, 05 June 2013, DOI:10.1038/nature12200
Gambar atas: Xijun Ni (Chinese Academy of Sciences).
Gambar bawah : Paul Tafforeau (ESRF) dan Xijun Ni (Chinese Academy of Science)

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment