Memori Jangka Panjang Kera

Tinuku
News www.KeSimpulan.com - Kera mampu menyusuri waktu mental. Sebuah isyarat rasa tunggal kue kecil dicelup ke dalam secangkir teh menyusuri jalan kenangan.

Kera menyimpan memori otobiografi peristiwa, jenis memori yang banyak peneliti anggap unik pada manusia. Setidaknya 2 spesies kera besar simpanse dan orangutan memiliki kemampuan yang sama dalam eksperimen. Hewan menarik kenangan 3 tahun untuk memecahkan masalah.


Laporan pertama tentang memori yang tahan lama pada hewan non-manusia yang mendukung hipotesis memori otobiografi mungkin berevolusi sebagai perangkat mental untuk pemecahan masalah meskipun para peneliti mengingatkan jenis sistem memori kera yang digunakan masih pertanyaan terbuka.

Gajah menyimpan memori rincian lingkungan dan rute perjalanan. Tapi banyak ilmuwan berpikir hewan memiliki jenis memori sangat berbeda dari manusia. Kenangan eksplisit otobiografi yang "saya" lakukan atau peristiwa masa lalu atau melamunkan orang-orang dianggap keterampilan unik manusia.

Sampai hari ini, para ilmuwan berpendapat hewan terjebak dalam waktu. Mereka tidak memiliki rasa masa lalu atau masa depan dan tidak dapat mengingat peristiwa-peristiwa tertentu dalam hidup, tidak memiliki ingatan episodik ketika suatu peristiwa terjadi.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan burung Jays memiliki sesuatu seperti memori episodik, mengingat waktu ketika makanan tersembunyi dan tikus mengingat rute melalui labirin dan menggunakannya untuk membayangkan kenangan perjalanan.

"Ada bukti yang baik untuk menyanggah hipotesis bahwa hewan non-manusia terjebak dalam waktu," kata Gema Martin-Ordas, psikolog komparatif Aarhus University di Denmark.

"Tapi mencoba untuk menunjukkan bahwa kera juga memiliki ingatan sadar peristiwa otobiografi adalah bagian yang sulit," kata Martin-Ordas.

Martin-Ordas dan rekan merancang acara yang mengesankan di Kebun Hewan Leipzig. Pada tahun 2009 melibatkan 8 simpanse dan 4 orangutan individual menyaksikan Martin-Ordas menempatkan sepotong pisang pada platform yang melekat pada bagian luar ruang pengujian sangkar.

Kera dapat mencapai slot hanya dengan tongkat panjang. Peneliti menyembunyikan 2 tongkat, hanya 1 yang cukup panjang untuk mencapai pisang. Hewan-hewan menyaksikan setiap alat dalam kotak di 2 kamar yang berbeda. Simpanse atau orangutan mengamati tindakannya kemudian dilepas ke daerah dengan alat tersembunyi.

"Kami mengaturnya untuk melihat apakah isyarat seperti Proust Madeleine memicu peristiwa memori," ujar Martin-Ordas.

Tapi bukannya menggunakan isyarat tunggal seperti bau atau rasa, Martin-Ordas menawarkan konstelasi isyarat: aku, ruang dan masalah tertentu. Kombinasi bertindak sebagai pemicu bahwa setiap kali simpanse menemui tugas tertentu dengan Ordas-Martin lagi.

Pada tahun 2012 semacam deja vu ketika dihadapkan setup yang sama pada tahun 2009. Rupanya kombinasi isyarat memicu momen madeleine pada semua kera, kecuali untuk 1 orangutan, seketika ingat persis apa yang harus dilakukan dan memecahkan masalah.

"Saya benar-benar terkejut bahwa mereka mengingat peristiwa ini dan melakukannya begitu cepat," ujar Martin-Ordas.

Tujuh kera kelompok kontrol tidak menemukan alat. Setidaknya 2 spesies kera besar dapat mengingat peristiwa dan mengambil memori untuk memecahkan masalah. Tiga tahun adalah waktu sangat panjang untuk menggambar memori, bahkan bagi manusia. Tapi tidak semua peneliti sependapat.

"Apakah di sini ada bukti seperti pendapat peneliti? Tidak. Saya tidak percaya. Ini laboratorium bodoh dengan tes bodoh," kata Martin A. Conway, neurosaintis City University London.
Gema Martin-Ordas (Center on Autobiographical Memory Research, Aarhus University, 8000 Aarhus C, Denmark) et.al. Memory for Distant Past Events in Chimpanzees and Orangutans. Current Biology, 18 July 2013, DOI:10.1016/j.cub.2013.06.017
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment