Misi NASA Mars Rover 2020

Tinuku
News www.KeSimpulan.com - Proposal NASA Mars Rover 2020 mengoleksi batu. NASA mengusulkan misi rover berikutnya mencari tanda-tanda kehidupan masa lalu dan mengambil batu dikirim ke Bumi.

Tim ahli mengatakan rover harus mengambil sampel batuan Mars untuk dibawa pulang.

Mars explorer mendatang lebih ramping dibanding rover Curiosity dengan satu upgrade besar untuk mengambil sampel Planet Merah kemudian dikirim ke Bumi.

Para ilmuwan berteriak tahun lalu ketika pemotongan anggaran memaksa NASA menarik diri dari misi Mars oleh Eropa tahun 2016 hingga 2018. Tapi Desember lalu NASA mengumumkan rencana meluncurkan rover lagi pada tahun 2020 dengan kerangka duplikat Curiosity.

Sasis dan sistem pendaratan lift bahkan menggunakan beberapa suku cadang dari Curiosity untuk menghemat waktu dan uang pada desain. Perkiraan tim bahwa proposal rover 2020 menelan biaya sekitar US$1,5 miliar dolar atau US$1 miliar lebih murah dari Curiosity.

Tim definisi sains sebanyak 19 orang menganalisis kemampuan rover harus memenuhi tujuan yang diajukan oleh US National Research Council (NRC) untuk menyelidiki wilayah Mars yang mungkin pernah memendam air cair dan pemindaian tanda-tanda setiap kehidupan yang mungkin berkemembang.


"Kami tidak mencari kehidupan yang pasti ada, karena kita tidak tahu. Tapi apakah kehidupan pernah ada dan meninggalkan tanda dalam catatan geologi, kami ingin mengetahuinya," kata Jack Mustard, planetolog Brown University di Providence.

Sample cache yang dibawa kembali Bumi menjadi satu-satunya cara untuk menguji tanda-tanda kehidupan dan menjawab sejumlah besar pertanyaan ilmiah, bukan hanya tentang kemungkinan adanya kehidupan di Mars, tetapi juga evolusi lingkungan.




Gambar dan video: NASA/JPL-Caltech
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment