Regenerasi Procotyla fluviatilis

Tinuku
News www.KeSimpulan.com - Saklar gen membuat cacing planaria (Procotyla fluviatilis) meregenerasi seluruh tubuh. Tendangan sebuah gen tunggal rahasia regenarsi bagian tubuh.

Salamander dan kadal air meregenerasi seluruh bagian tubuh dan tikus dapat menumbuhkan kembali jari kaki. Potonglah cacing pipih jadi dua. Bagian depan akan tumbuh ekor baru dan lebih mengesankan tumbuh kepala lengkap baru dengan otak berfungsi penuh.


Planaria (Procotyla fluviatilis) biasanya sekitar 1 sentimeter hidup di bawah batu dalam ekosistem air tawar seperti sungai dan kolam. Ketika terpotong menjadi 2 bagian, beberapa menumbuhkan kepala atau ekor ataupun tidak memiliki kemampuan sama sekali.

Sekarang 3 tim menawarkan petunjuk baru apa yang ada di balik perbedaan ini. Jaringan gen mengendalikan regenerasi kepala yang pada dasarnya sama pada semua spesies cacing pipih, tetapi spesies yang berbeda mengekspresikan tingkat yang berbeda.

"Karena survival of the fittest, orang mungkin menganggap semuanya harus ada regenerasi," kata Jochen Rink, biologi Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics di Dresden.

Tweak ekspresi hanya satu gen dalam jaringan yaitu beta-catenin (╬▓-catenin). Gen Wnt diekspresikan dalam gradien sepanjang tubuh cacing untuk mengkonsentrasi pada bagian mana yang harus regenerasi, meskipun penerapkan pada manusia masih pertanyaan besar berikutnya.

"Pada dasarnya Anda membalikkan juta tahun evolusi," kata James Sikes, biolog University of Illinois di Urbana-Champaign.

Hidup adalah momen sekali untuk memilih konsentrasi regenerasi tubuh atau reproduksi. Namun semua peneliti mendukung hipotesis bahwa regenerasi bukanlah evolusioner secara independen. Leluhur manusia mungkin memiliki kemampuan regeneratif yang mungkin kemampuan ini telah hilang.

"Meskipun banyak hewan tidak bisa regenerasi, kemampuan yang mendasari laten. Potensi ada di sana. Ini hanya soal mencari tahu bagaimana membukanya," kata Sikes.




S.-Y. Liu (Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics, Pfotenhauerstra├če 108, 01307 Dresden, Germany) et.al. Reactivating head regrowth in a regeneration-deficient planarian species. Nature, 24 July 2013, DOI:10.1038/nature12414
James M. Sikes (Howard Hughes Medical Institute and Department of Cell and Developmental Biology, University of Illinois at Urbana-Champaign, Urbana, Illinois 61801, USA; Department of Biology, University of San Francisco, San Francisco, California 94117, USA) et.al. Restoration of anterior regeneration in a planarian with limited regenerative ability. Nature, 24 July 2013, DOI:10.1038/nature12403
Yoshihiko Umesono (RIKEN Center for Developmental Biology, 2-2-3 Minatojima-minamimachi, Chuo-ku, Kobe 650-0047, Japan; Department of Biophysics, Graduate School of Science, Kyoto University, Kitashirakawa Oiwake-cho, Sakyo-ku, Kyoto 606-8502, Japan; Department of Life Systems, Institute of Technology and Science, University of Tokushima, 2-1 Minami-Jyosanjima-cho, Tokushima 770-8506, Japan.) et.al. The molecular logic for planarian regeneration along the anterior–posterior axis. Nature, 24 July 2013, DOI:10.1038/nature12359

Video: James M. Sikes et.al., Nature, DOI:10.1038/nature12403
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment