Project Loon dengan Balon Internet di Indonesia

Tinuku
KeSimpulan.com ~ Google berharap menghubungkan Indonesia dan web dengan Balon Internet dan mulai diuji tahun depan dengan harapan menjangkau 100 juta orang lebih.

Indonesia terdiri dari lebih dari 17.000 pulau yang sebagian besar penuh pegunungan atau hutan lebat. Geografi ekstrim sangat tidak efesien memasang kabel serat optik atau menara sinyal seluler.

Hampir sepertiga dari negara terpadat ke-4 di dunia ini tanpa akses Internet. Tapi Google datang dengan Project Loon bersama 3 raksasa penyedia layanan Internet Indonesia yaitu Indosat, Telkomsel dan XL Axiata.

Balon helium setinggi 12 meter dikirim sekitar 20 kilometer ke stratosfer untuk transmisi sinyal dengan kecepatan di atas 10 megabit per detik. Setiap balon dimuat panel surya, komputer GPS dan sistem kontrol ketinggian.

"Internet masih di luar jangkauan banyak orang, tapi kami membuat kemajuan. Jika semua berjalan dengan baik, lebih cepat jutaan orang di Indonesia dapat membawa ide-ide, budaya dan bisnis online," kata Google dalam pernyataan.


Proyek Loon merupakan bagian dari inisiatif lebih luas untuk menghubungkan Indonesia ke seluruh dunia. Hanya 23% orang Indonesia memiliki smartphone, sehingga Google-Android merilis smartphone Android One.

Mereka juga menambahkan bahasa Indonesia dalam layanan Google Translate untuk menyambut ke dalam dunia cybernautical. Sekitar 300 balon lebih membuat string terus menerus di seluruh dunia.

"Kami berharap tahun depan membangun ring terus menerus pertama kami di seluruh dunia dan memiliki cakupan terus menerus untuk daerah tertentu," kata Mike Cassidy, vice president Project Loon.
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment