Langsung ke konten utama

Perusahaan Minyak SK Innovation Kembangkan Baterai Mobil Listrik

loading...
bisnis online
KeSimpulan Perusahaan Minyak SK Innovation Kembangkan Baterai Mobil Listrik

KeSimpulan ~ SK Innovation berencana fokus untuk teknologi baterai mobil listrik untuk memperkuat daya saing dan bisnis inti. Perusahaan perminyakan terbesar Korea Selatan mengumumkan produksi baterai mobil listrik yang memungkinkan kendaraan menempuh 700 kilometer dengan sekali pengisian pada tahun 2020.

SK Innovation sebagai perusahaan perminyakan terbesar Korea Selatan mengumumkan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan kompetensi dan bermitra dengan pemain global lainnya untuk membangun bisnis masa depan dalam industri baterai mobil listrik.

"Kami akan terus mengejar perubahan dengan memusatkan perhatian pada industri baterai mobil dan petrokimia. Kedua sektor ini memiliki potensi pertumbuhan sangat besar," kata CEO SK Innovation Kim Jun, 23 Mei 2017.

Perusahaan saat ini sedang membangun dua jalur produksi di Seosan yang masing-masing akan menambah 1 GWh dengan total 3,9 GWh. Pembangunan diharapkan selesai pada semester pertama tahun 2018. Mereka juga sedang mencari lokasi konstruksi untuk lini produksi di kawasan Eropa Timur akhir tahun ini.

Perusahaan juga berencana mengembangkan baterai yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak 500 kilometer pada 2018 dan 700 kilometer pada 2020 dengan sekali pengisian. Saat ini perusahaan memasok baterai lithium-ion untuk mobil listrik Hyundai Motor, Mercedes-Benz dan Kia Motors.

"Kami berhati-hati dalam mengembangkan bisnis baterai, tapai kami akan melakukan pendekatan agresif dengan meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat jaringan penjualan kami," kata Jun.

SK Innovation memiliki proyeksi 30 persen pasar baterai mobil listrik global pada tahun 2025 yang akan tumbuh lebih dari 300 gigawatt hour (GWh) atau naik dari 25 GWh pada tahun 2016. Satu GWh setara dengan baterai untuk 40.000 mobil listrik setahun.

"Pasar baterai mobil listrik akan didominasi oleh beberapa pemain dengan kecakapan teknologi dan kemampuan produksi massal. Kami ingin menjadi salah satu dari mereka," kata Jun.

"Kami sudah menjadi salah satu pemimpin global dalam teknologi. Kami akan meningkatkan kapasitas produksi dan lebih banyak pesanan dari pembuat mobil. Kami menargetkan 10 persen permintaan global pada tahun 2020 dan 30 persen pada tahun 2025," kata Jun.
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar