Langsung ke konten utama

ISRO Luncurkan Roket GSLV Mark III Angkut Satelit 4 Ton

loading...
bisnis online
KeSimpulan ISRO Luncurkan Roket GSLV Mark III Angkut Satelit 4 ton

KeSimpulan ~ Roket GSLV Mark III diluncurkan oleh badan luar angkasa India ISRO akan membuka peluang bagi India meluncurkan satelit kelas 4 ton. Peluncuran roket ini adalah "tonggak sejarah besar" bagi ISRO menggandakan kapasitas untuk melayani pengiriman perangkat ke orbit dari 2,3 ton menjadi 4 ton.

ISRO sedang melakukan eksperimen roket Geosynchronous Satellite Launch Vehicle Mark-III (GSLV Mark III) di Sriharikota. Sebuah roket monster baru yang siap untuk melayani peluncuran satelit kelas 4 ton untuk keperluan komunikasi yang sama sekali baru.

"Hari ini India harus meluncurkan satelit komunikasi di atas 2,3 ton, kita harus pergi ke luar angkasa. Kami akan memiliki kemandirian dalam meluncurkan satelit komunikasi" kata mantan pimpinan ISRO K. Radhakrishnan.

"Ini kendaraan yang sederhana tapi memiliki fraksi muatan lebih banyak. Dan akan menjadi kendaraan pekerja keras masa depan bagi ISRO," kata Radhakrishnan.

GSLV Mark III telah menjadi roket terberat baru bagi India. Berat setara dengan lima jet Jumbo Boeing yang terisi penuh atau sebanyak 200 gajah dewasa. Roket masa depan negeri itu yang diproyeksikan untuk misi-misi yang membawa astronot India ke luar angkasa.

Radhakrishnan adalah satu satu dari pimpinan program pembangunan GSLV Mark III yang disetujui pada tahun 2000, juga mantan Direktur Vikram Sarabhai Space Center (VSSC) dan mantan Ketua ISRO. Sekarang menjadi penasihat ISRO.

"Kami masuk ke tingkat kapasitas berikutnya. PSLV adalah garis stabil saat ini. Sekarang GSLV lebih baik dari itu. Di sini kami masuk ke kendaraan yang akan lebih hemat biaya," kata Radhakrishnan.

Upaya terbaru ISRO adalah penentu permainan potensial dan dapat merevolusi komunikasi dengan memberdayakan digital India dan menyediakan layanan Internet, streaming dan beragamam inovasi yang tidak pernah ada sebelumnya.

"Banyak kesempatan untuk meluncurkan satelit komunikasi India dan juga negara-negara lain karena 4 ton adalah jangkauan yang baik untuk satelit komunikasi," kata Radhakrishnan.

"Jika Anda melihat skenario satelit komunikasi global, sudah naik menjadi 6 sampai 6,5 ton pada saat ini. Jika satelit beralih ke penggerak listrik dari propulsi kimia, massa bisa dijaga pada tingkat 4 ton," kata Radhakrishnan.

Kendaraan yang sebanding untuk GSLV Mk III hari ini adalah Ariane-6 yang semakin berkembang di Eropa. Roket Eropa itu memiliki daya angkut 6,5 ton. Begitu penggerak kimia satelit digantikan oleh penggerak listrik, maka bobot juga akan turun secara massal.

"GSLV Mk III akan menjadi kandidat bagi pelanggan asing untuk dipertimbangkan. Massa adalah masalah bagi komunikasi satelit. Orang-orang mencoba membawa pendorong listrik," kata Radhakrishnan.
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar