Langsung ke konten utama

SoftBank Group dalam Pembicaraan Intensif Menuju India 2030

loading...
bisnis online
KeSimpulan SoftBank Group dalam Pembicaraan Intensif Menuju India 2030

KeSimpulan ~ SoftBank Group dalam pembicaraan intensif dengan pemerintah India tentang energi terbarukan seperti tenaga matahari untuk mengisi kendaraan listrik di negara itu. India telah mensahkan peraturan hanya mengizinkan penjualan mobil listrik setelah tahun 2030 dan melarang mobil berbahan bakar fosil.

Hari ini India sedang mencoba beberapa terobosan untuk menggerakkan semua sumberdaya bagi produksi kendaraan listrik hingga 15 tahun ke depan. Sebuah rencana yang mendorong ambisi Softbank untuk berinvestasi dalam proyek-proyek tenaga surya untuk mengisi kendaraan tersebut.

SoftBank mengatakan akan menanam uang hingga $ 20 miliar dan bermitra dengan Foxconn Technology dan Bharti Enterprises dalam proyek surya di India. Sebuah proyeksi menyatakan elektrifikasi dapat memenuhi tambahan daya lebih dari 150 gigawatt (GW).

India telah merencanakan target ambisius untuk menghasilkan 100 GW tenaga surya pada tahun 2022. SoftBank juga salah satu investor terbesar di perusahaan Ola yang sedang mempersiapkan peluncuran kendaraan listrik berskala besar pada tahun 2018 dan pada bulan Mei meluncurkan proyek uji coba pertama.

"Jelas kita berada di tengah, di satu sisi kami sedang membangun tenaga matahari dan di sisi lain membangun pabrik induksi kendaraan listrik Ola," kata Manoj Kohli, ketua eksekutif SB Energy, anak perusahaan bisnis tenaga surya SoftBank, dalam sebuah pernyataan.

Kohli mengatakan ketika jumlah kendaraan listrik dan stasiun pengisian daya tumbuh signifikan maka diperlukan pembangkit tenaga surya khusus untuk memasok energi untuk transportasi.

Perdana Menteri Narendra Modi bulan lalu meluncurkan kebijakan bertujuan untuk mengkonversi semua kendaraan di negara itu pada tahun 2032 yang membantu India mengurangi emisi dan memotong anggaran impor minyak. Kohli mengatakan pemerintah perlu memimpin desain infrastruktur pengisian.

SB Energy telah mengadakan diskusi dengan pejabat pemerintah mengenai cara-cara di mana negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat menggunakan tenaga surya untuk mengisi kendaraan listrik dan solusi potensial bagi India.

"Sangat jelas bahwa pengisian kendaraan listrik harus dilakukan dengan menggunakan energi terbarukan. Bagaimana hal itu dilakukan, modus operandi, dan arsitektur masih harus dibahas," kata Kohli.
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar